Home / Berita Terkini / Panwaslu Manggarai Ingatkan Keberadaan Saksi di TPS
Ketua Panwaslu Kabupaten Manggarai, Marselina Lorensia (tengah) didampingi dua anggota, Fortunatus Hamsah Manah (kanan) dan Herybertus Harun (kiri)

Panwaslu Manggarai Ingatkan Keberadaan Saksi di TPS

Ruteng, Vox NTT- Panwaslu Kabupaten Manggarai mengingatkan tim kampanye peserta Pilgub NTT terkait keberaadan saksi di tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ketua Panwaslu Kabupaten Manggarai, Marselina Lorensia mengatakan, menjelang Pilgub NTT pada 27 Juni 2018 mendatang pihaknya berkewajiban menyampaikan sejumlah regulasi terkait keberadaan saksi di tiap-tiap TPS.

Menurut Selin, sapaan akrab Marselina Lorensia, setiap tim kampanye pasangan calon (paslon) wajib memperhatikan ketentuan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati, dan walikota.

Pasal 89 point (3) Undang-undang tersebut, kata dia, berbunyi; Pelaksanaan pemungutan suara disaksikan oleh saksi pasangan calon.

Sedangkan di point (4) berbunyi: Saksi pasangan calon sebagaimana dimasksud pada ayat (3) harus menyerahkan mandat tertulis dari calon.

Selin melanjutkan, tim kampanye paslon wajib memperhatikan Pasal 1 PKPU Nomor 8 Tahun 2017.

Di Point (24) menjelaskan, saksi pasangan calon yang selanjutnya disebut saksi adalah seseorang yang mendapat surat mandat tertulis dari pasangan calon/ tim kampanye untuk menyaksikan pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara di TPS.

Di Pasal 28 PKPU Nomor 8 Tahun 2017 point (3), imbau Selin, berbunyi;  saksi yang hadir pada rapat pemungutan suara dilarang mengenakan atau membawa atribut yang memuat nomor, nama calon, foto pasangan calon, simbol/gambar partai politik, atau mengenakan seragam dan/atau atribut lain yang mencitrakan pendukung atau menolak peserta pemilihan, dan wajib membawa surat tugas/ mandat tertulis dari pasangan calon/ tim kampanye.

Kemudian di point (4) Pasal 28 ini berbunyi; jumlah saksi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) paling banyak 2 (dua) orang untuk setiap pasangan calon.

Baca Juga: Panwaslu Manggarai Copot APK Liar

Panwaslu Kabupaten Manggarai menegaskan bahwa keberadaan saksi dari setiap pasangan calon harus mengikuti regulasi,” ujar Selin kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya, Selasa (12/06/2018).

 

Penulis: Adrianus Aba

Komentar

comments

VOX Share Button

Check Also

Festival Pantura sebagai Ajang Promosi Wisata

Atambua,Vox NTT–Sebagai bentuk terobosan untuk mempromosikan potensi wisata khususnya laut, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas …