Afro Moses (tengah) berpose bersama warga yang berkunjung ke Bandara Frans Seda, Maumere.

Maumere, Vox NTT- Musisi reggae berkebangsaan Ghana, Afro Moses jadi rebutan sejumlah warga Maumere di Bandara Frans Seda, Maumere saat tiba, Jumat (27/10/2017).

Disaksikan VoxNtt.com sejumlah warga yang berkunjung ke bandara berusaha untuk berpose bersama musisi yang saat ini bermukim di Australia tersebut.

Afro Moses yang berambut gimbal dan mengenakan busana yang unik tersebut pun tak menolak permintaan mereka.

Moses datang ke Maumere atas undangan Yayasan Bapa Bangsa dan Warta Jazz untuk tampil dalam Suryanation Maumere Jazz Fiesta yang berlangsung dari 27-28 Oktober 2017 di Maumere.

Moses akan tampil diiringi band indie asal Bali, Soul Rebel. Dalam konferensi pers pada Jumat (27/10/2017) sore di Capa Hotel, Maumere dirinya menyatakan kagum pada warga Maumere.

“Di bandara orang-orang menunjukkan keramahan, mereka menyapa saya, dan saya melihat di sini warna kulit bukan merupakan masalah,” ungkap Afro Moses dalam Bentuk Inggris di hadapan awak media.

Ditambahkannya ia ingin semua orang bisa duduk berdampingan tanpa memandang wana kulit atau ras.

Dengan demikian dunia akan terasa indah. “Saya punya satu lagu berjudul White Is Wonderful But Black Is Beautiful,” ujarnya.

Ia mengaku akan mempersembahkan lagu khusus untuk warga Maumere berjudul Welcome to Maumere saat tampil pada acara puncak di Wairita, Maumere pada Sabtu (28/10/2017).

Selain Afro Moses sejumlah musisi jazz Indonesia akan tampil di acara puncak diantaranya Tri Utami, Yoppi Latul, Ruth Sahanaya, Indra Lesmana, dan Gilang Ramadhan.

Selain itu, ada juga musisi jazz asal Manggarai, Flores yang terkenal dengan lagu Mogi, Ivan Nestorman.

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

alterntif text