Satuan Reskrim Polres Flores Timur sedang melakukan olah TKP di areal pabrik pengolahan ikan Oka-Wailolong. (Foto: Sutomo Hurint).
alterntif text

Larantuka, Vox NTT-Warga desa Wailolong dan Bantala dihebohkan dengan penemuan tubuh manusia yang terbujur kaku dengan wajah bersimbah darah di area perusahaan pengolahan ikan di Dusun Oka, Desa Wailolong, Kecamatan Ilemandiri, Kabupaten Flores Timur pada Jumat, (27/07/2018) pagi.

Sosok tubuh manusia yang tak bernyawa ini diketahui bernama Hermanus Hamu Aran (30) asal desa Bantala, Kecamatan Lewolema. Hermanus sendiri adalah salah satu petugas jaga malam pada pabrik ikan tersebut.

Mengetahui kejadian tersebut warga desa setempat dan desa Bantala langsung berbondong-bondong menuju lokasi TKP.

Salah satu warga berinisial ABK, sekampung dengan Herman, saat dikonfirmasi Voxntt.com di lokasi penemuan, menjelaskan almarhum ditemukan tergeletak di halaman lokasi pabrik ikan sekitar pukul 05.30 Wita.

Diungkapkannya penemuan itu terjadi saat dia bersama temannya YKS hendak kembali ke kampungnya desa Bantala usai melaut.

“Kami berdua pulang dari pantai melewati halaman lokasi pabrik. Cahaya senter kami mengenai tubuh manusia yang sedang berbaring di halaman. Dari jauh dengan cahaya senter kami sudah dapat mengenali tubuh yang sedang terbaring itu adalah Herman. Kami lalu mendekat, sambil memanggil namanya beberapa kali, namun tidak direspon oleh Herman. Kemudian muncul teman kerjanya (ABH) dari dalam ruangan sambil menjawab kalau Herman tidak ada” kisah ABK.

Sementara itu AH yang merupakan rekan kerja Herman saat dikonfirmasi Voxntt.com mengaku tidak mengetahui peristiwa naas tersebut. Dirinya mengetahui informasi tersebut dari ABK dan YKS.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal, Polres Flores Timur, Iptu I Nengah Lantika saat dikonfirmasi VoxNtt.com di ruang kerjanya, Jumat pukul 12.30 siang, mengatakan berdasarkan hasil olah TKP menunjukan korban mati dalam keadaan tidak wajar.

“Wajah korban mengalami luka-luka dan bersimbah darah. Kita sedang menunggu hasil visum dari dokter. Kasusnya masih dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi”, tegas Nengah.

Penulis: Sutomo Hurint

Editor: Irvan K