Motif adat buat Norci Nomleni (Dok. Pribadi)

Soe, Vox NTT-Nama Norci Nomleni mungkin tak asing bagi masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi NTT.

Wanita kelahiran 18 Agustus 1993 ini merupakan pengusaha muda yang brilian nan cantik.

Kecantikan itu tak hanya terpampang dari parasnya. Namun, jemarinya pun cantik tat kalah ratusan motif Timor kini telah ia hasilkan.

Motif adat buat Norci Nomleni (Dok. Pribadi)

Norci demikian disapa tinggal di Kelurahan Niki-niki, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Di sinilah wanita 25 tahun itu merintis usahanya yang kini dikenal dengan nama Umekbubu.

Bermula dari Hobi

Merajut benang dan memotret diri dengan berbagai motif telah Norci geluti sejak kanak-kanak.

Dirinya mengaku hasil tenunan dengan motif adat Timor yang paling disukai sejak mengenyam pendidikan dasar.

“Hobi itu sejak kecil, sejak SD Inpres Ekpulen Niki-Niki,” ujarnya.

Norci tak pernah menyangka geliat berbusana adat kini membawanya menjadi pengusaha muda yang berbakat.

Baginya Sang Khaliklah yang menuntun setiap jejak dan usahanya itu.

“Sekarang puji Tuhan sudah buka usaha sendiri, ” ungkapnya kepada VoxNtt.com, Sabtu (5/1/2019).

Busana pengantin dan motif tas yang dijual (Dok. Pribadi)

Selain menjadi pengusaha alumni Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Kupang itu bekerja sebgai penyuluh agama kristen di Depag Soe.

Rilis Usaha

Menjadi pengusaha motif merupakan dambaan Norci sejak lama.

Berkat doa dan dukungan keluarga wanita bertubuh langsing ini pun merilis usahanya pada November 2017 lalu.

Dirinya mengaku modal merupakan kendala utama dalam berwirausaha.

” Awalnya kendala itu di dana. Hanya ada banyak dukungan juga dari keluarga semua. Saya bisa membuka usaha ini,” imbuhnya.

Hasil karya Norci semuanya bernuansa motif. Kendati demikian, tak semua motif miliknya diperjualbelikan.

“Busananya tidak dijual kita buat busananya untuk sewaan saja. Dijual itu sepatu motif, tas motif dan sebagainya,” tutur alumnus SMA Negeri 1 Amanuban Tengah itu.

Busana pengantin dan motif sepatu yang dijual (Dok. Pribadi)

“Perpasang pakaian pengantin itu Rp 1.000.000 plus makeup, perlengkapan masuk minta Rp 500.000 plus make up dan pakian sewaan untuk busana pesta motif Rp 100.000, ” tambahnya.

Harapan

Di balik usaha yang ia geluti Norci tak lupa menitipkan pesan bagi para kawula muda.

Dirinya berharap anak bangsa khususnya NTT untuk terus melakukan pelestarian budaya. Kreativitas baginya adalah cara tepat untuk melakukan misi besar itu.

” Saya berharap tak hanya Umekbubu yang ada di NTT tapi di daerah lain juga harus ada,” tukasnya.

 

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba