Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jalan Lingkar Luar Desa Aeramo dari Dana Pokir Diduga Tidak Bermanfaat
Regional NTT

Jalan Lingkar Luar Desa Aeramo dari Dana Pokir Diduga Tidak Bermanfaat

By Redaksi11 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pengacara asal Mbay, Lukas Mbulang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Pembukaan jalan baru lingkar luar Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo diduga terdapat dalam rekapan alokasi dana pokir DPRD Nagekeo pada RKPD-P tahun anggaran 2018 di Dinas PUPR.

Pengacara asal Mbay, Lukas Mbulang menilai, proyek tersebut tidak mempertimbangkan asas manfaat untuk masyarakat.

Pembangun jalan baru itu, kata dia, menjadi justru menjadi malapetaka bagi warga Desa Aeramo. Sebab, banjir meluap hingga ke rumah warga setempat ketika musim hujan nanti. Jalan itu menghalangi jalur air dari bukit.

“Bangun di atas bukit ini apa manfaatnya, inilah akibat membangun tanpa ada perencanaan yang matang, sehingga ini terkesan hanya menghabiskan anggaran di akhir tahun,” ujar Lukas kepada para awak media saat memantau proyek tersebut, Kamis (10/1/2019) sore.

Ia menduga, proyek pembukaan jalan baru tersebut merupakan modus korupsi gaya baru. Sebab, banyak desa-desa terpencil di Kabupaten Nagekeo yang membutuhkan pembukan jalan baru.

Semestinya, kata dia, pembukaan jalan baru menjadi prioritas utama untuk desa terpencil di seluruh wilayah Nagekeo.

Sebab itu, ia meminta kepada aparat penegak hukum untuk memanggil pihak yang bertanggung jawab atas pembukaan jalan baru di atas bukit Aeramo. Mereka wajib diperiksa.

Hingga berita ini diturunkan, anggaran pembukaan jalan baru di Desa Aeramo tersebut belum diketahui. Sebab, di lokasi tak ada papan informasi proyek.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

DPRD Nagekeo
Previous ArticleBoni Hargens: Hoaks Banjiri Ruang Sosial
Next Article Hibah Tanah Reo, Pendapat Hukum Tak Mengikat

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.