Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Anggota Kopdit Pintu Air Harus Berpikir Besar
Ekbis

Anggota Kopdit Pintu Air Harus Berpikir Besar

By Redaksi7 Maret 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dewan Pembina Koperasi Indonesia, Dominikus Ancis saat memberikan SK dan Akta Notaris Kopdit Pintu Air kepada Yakobus Jano selaku pemimpin Koperasi. (Foto: Ronis/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Kegiatan Rapat Pra Rapat Anggota Koperasi Kredit (Kopdit) Pintu Air untuk wilayah Kupang digelar hari ini, Kamis, 7 Maret 2019.

Rapat Pra-RAT yang untuk pertama kali digelar ini dilaksanakan di Hotel Romyta, Jln. Lalamentik Oebufu-Kupang.

Sebelum kegiatan dimulai, Dewan Pembina Koperasi Indonesia, Dominikus Ancis, kepada kurang lebih 500-an anggota yang ikut dalam kegiatan tersebut, mengatakan, baru tahun buku 2018 Rapat Pra RAT digelar.

Pada kesempatan itu, dalam sambutan awal Dominikus menyerahkan Akta Notaris dan SK Kopdit Pintu Air kepada ketua Kopdit Pintu Air.

Dalam kapasitas sebagai Penasihat dan pembina kelembagaan, Dominikus juga bercerita soal audiensi Kopdit Pintu Air dengan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat pada 3 Maret lalu. Menurutnya terdapat tiga benang merah yang terangkum dalam audiensi itu, yakni;

Pertama, Lembaga Kopdit Pintu Air adalah lembaga bermartabat. Manusia-manusia yang bergabung di dalamnya adalah manusia bermartabat.

Kedua, Oleh karena itu, anggota perlu dibimbing, dididik soal karakter. Anggota harus Konsisten, rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap lembaga. Juga memiliki Rasa untuk mengembangkan lembaga.

Ketiga, Berpikir besar.

“Karena kita orang-orang bermartabat maka harus berpikir besar, bertanggung jawab untuk membesarkan lembaga ini,” ujar Dominikus.

Sementara itu, ketua Pintu Air, Yakobus Jano dalam sambutannya mengatakan, cara berpikir besar misalnya, Kopdit Pintu Air pada tahun 2020 sudah punya pesawat terbang.

“Kita ini terdiri dari kurang lebih 221.000 anggota. Kan simple. Kemarin gedung saja peranggota Rp 50.000 sudah berhasil membangun gedung senilai RP 5 M. Kalau pesawat, yah tinggal hitung saja. Misalnya peranggota Rp. 500.000 kan bisa,” katanya.

Namun demikian, Jano juga juga menyayangkan Kopdit Pintu Air cabang Kupang yang mengalami kerugian, 20 %. Menurutnya itu karena masalah anggota yang terdiri dari Nelayan, Tani, Ternak dan Buruh.

“Jadi banyak yang pinjam lalu tidak bertanggung jawan untuk membayarnya”, imbuhnya.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan, Tahun buku 2018,  memakai jaminan tambahan,  yakni sertifikat dan  BPKB bagi peminjam.

“Tahun 2018 cabang Kupang rugi besar, anggota pinjam tidak bayar. Penjualan uang kurang. Total saham 65 M. Yang Jual 41 M. Sedangkan 24 M tidak bisa terjual. Banyak yang cari untung. Berkelit. Jadinya mengalami kerugian,” ungkap Jano.

Ia meminta kepada semua anggota agar hadir dalam setiap pertemuan anggota bulanan. Menurutnya, Koperasi itu ruhnya ada di pertemuan. Sementara Pemiliknya, anggota. “Tahun ini tahun promosi. Kita akan memasuki usia Perak tahun 2020. Oleh karena itu, Kalau tidak melayani dengan baik kepada semua anggota silahkan kontak saya,” tegasnya.

Pada sesi diskusi, Irenius Fallo, anggota koperasi meminta kepada pengurus koperasi agar memastikan setiap anggota harus memegang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Boni J

Kabupaten Kupang Kopdit Pintu Air Yakobus Jano
Previous ArticleMasa Depan Generasi Milenial NTT Ditentukan Kebijakan Politik Saat Ini
Next Article Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Labuan Bajo

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Warga Penfui Timur Geger Temukan Mayat Bayi Membusuk

29 Mei 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.