Dua orang siswa/i di TTS tengah mengenakan busana adat daerah tersebut. (Foto: Istimewa).

Soe, Vox NTT -Dalam upaya promosi pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Bupati TTS, Epy Tahun segera menginstruksi semua sekolah mulai dari TK, SD, SMP maupun SMA/SMK menggunakan busana adat pada hari tertentu.

Hal itu diungkapkan Bupati TTS, Epy Tahun saat diwawancarai wartawan, Senin (24/06/2019). Menurut Bupati Epy, dengan siswa mengenakan busana adat, bisa memberdayakan home industri dan pengrajin tenun ikat di TTS.

“Dengan adanya instruksi ini, maka tentu akan menggeliatkan dan meningkatkan pendapatan para pegiat tenun ikat di TTS,” ujarnya.

Rencananya, lanjut Bupati Epy, instruksi ini mulai dilaksanakan tahun ajaran 2019/2020 ini.

“Pemkab lagi rancang instruksi ini. Tahun ajaran sudah mulai diterapkan,” katanya.

Dalam rangka promosi pariwisata TTS, lanjut Bupati Epy, Pemkab TTS juga sementara membuka berbagai isolasi fisik berupa infrastruktur jalan menuju beberapa obyek wisata.

“Jalan sementara proses perbaikan menuju ke Fatumnasi, Kie yakni obyek wisata Fatu’ulan, Gua Kelelawar (Kona Ba’u) dan Air Terjun panas. Ini untuk mempermudah transportasi baik kendaraan roda dua maupun empat,” katanya.

Obyek wisata Pantai Oetune, di Kecamatan Kualin, tambahnya, sementara ditambahkan beberapa fasilitas penunjang seperti pagar pengaman serta menara pandang.

“TTS sementara dilirik karena kaya akan potensi wisata. Pemkab tidak tinggal diam. Tentu akan terus menangkap berbagai peluang ini dengan mulai melakukan pembenahan,” tutup Epy Tahun.

Penulis: L. Ulan

Editor: Boni J

alterntif text