Bendera Merah Putih berukuran 16x9 meter yang dikibarkan anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN di Puncak Bukit Eban, 17 Agustus 2019 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)

Kefamenanu, Vox NTT-Merayakan HUT RI ke- 74, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN mengibarkan bendera Merah Putih berukuran raksasa di Desa Eban, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten TTU, Sabtu (17/08/2019).

Sang saka Merah Putih berukuran 16×9 meter itu dikibarkan di Puncak Bukit Eban yang terletak kurang lebih 50 meter dari Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN.

Pantauan VoxNtt.com, sebelum dilakukan pengibaran bendera tersebut, terlebih dahulu dilakukan upacara bendera di Lapangan Eban.

Tampak Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf.Hendra Saputra, anggota DPRD TTU Klemens Anin, Camat Miomafo Barat Milikhior Tefa, tokoh agama, para pelajar dari SD -SMA, dan warga setempat turut hadir dalam kegiatan tersrbut.

Kemudian, aparat dari 8 desa yang tersebar di Kecamatan Miomafo Barat turut menghadiri pengibaran bendera raksasa di atas puncak bukit yang tingginya mencapai 50 meter dari permukaan tanah itu.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf. Hendra Saputra kepada wartawan menjelaskan, pengibaran bendera berukuran raksasa bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Selain itu, tuturnya, pengibaran bendera ini juga dilakukan untuk memberikan suntikan moril bagi masyarakat yang berada di wilayah perbatasan RI dan RDTL. Diharapkan warga Indonesia di perbatasan terus mengenang dan menghargai jasa para pahlawan.

“Pengibaran ini juga sebagai suntikan moril bagi seluruh masyarakat agar jasa para pejuang yang sudah mendahului kita, harus kita hargai sebagai mana saat ini kita dalam tahap pembangunan bangsa Indonesia ini,” tandasnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abbba

alterntif text