Ikatan Mahasiswa Pelajar Kecamatan Ruteng, Lelak dan Rahong Utara (Parmaperu) Kupang (Foto: Dok. Parmaperu Kupang)
alterntif text

Kupang, Vox NTT – Persatuan Mahasiswa Pelajar Kecamatan Ruteng, Lelak dan Rahong Utara (Parmaperu) Kupang kembali menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) periode 2019-2020.

Kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 15 sampai 17 November 2019, bertempat di Susteran SSpS Belo, Kota Kupang.

Kegiatan itu diikuti oleh 34 peserta baru di bawah tema “Melahirkan Kader Yang Berintelektual, Progresif Dan Berdaya Saing”.

Ketua panitia MPAB Yosvita Mun dalam laporan, menyampaikan bahwa MPAB adalah langkah awal mempersiapkan dan memobilisasi kader untuk mampu berkompetensi, serta siap menjadi aktor dinamika dalam kehidupan beroganisasi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Penanaman nilai-nilai intelektual dan emosional dilakukan untuk perkuat dan secara berkelanjutan dilakukan bagi kaum muda,” kata Yosvita.

Ketua Umum Parmaperu Kupang Irfan Budiman mengatakan, Parmaperu Kupang adalah salah satu organisasi kepemudaan Manggarai di Kota Kupang yang sudah lama muncul di tengah peradaban organisasi.

“Parmaperu sebagai organisasi pembinaan dan pengkaderan hari ini, kembali menyiapkan kadernya untuk siap didistribusi ke tengah masyarakat,” kata Irfan dalam pidato penutupan MPAB.

Di tengah realitas masyarakat yang penuh kompetisi kata dia, Parmaperu Kupang dituntut untuk segera persiapkan diri dalam menghadapi perubahan.

Menurutnya, Parmaperu memiliki iklim dan kultur yang sudah sejak lama ditanamkan dan akan terus diwariskan.

“Bahwa ada cita dan harapan yang memberi sebuah kukuatan terhadap perubahan yang akan datang,” ujar Irfan.

Terpisah, Dewan Pembina Parmaperu Kupang John Buang dalam sambutannya mengatakan, dalam berorganisasi harus mengambil bagian solutif dalam setiap masalah.

“Terbuka terhadap setiap perubahan, berkomitmen dan pro aktif dalam setiap aktivitas keorganisasian,” ajak Buang.

Ia mengajak semua anggota Parmaperu Kupang untuk terus belajar dan berorganisasi.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba