Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Festival Lembah Kopi Colol, Momentum Promosi Komoditi Unggulan Matim
Regional NTT

Festival Lembah Kopi Colol, Momentum Promosi Komoditi Unggulan Matim

By Redaksi23 Februari 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Daerah Colo Rayal saat dipotret dari Tangkul (Foto: Dok VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Komitmen Pemerintah kabupaten Manggarai Timur (Matim) untuk mengangkat keunggulan komoditi daerah itu terus menggeliat.

Salah satu komoditi yang bakal dipromosikan yakni kopi Colol. Promosi kopi Colol bakal dikemas dalam bentuk festival kopi dan melingkupi lima desa dalam kawasan Colol Raya.

http://fuq.zqc.mybluehost.me/2018/11/12/sejarah-darah-dan-budaya-di-balik-secangkir-kopi-pait-colol-part-1/36559/

Untuk memuluskan langkah tersebut, pemda Matim melakukan sosialisasi sebagai tahap persiapan festival yang dilaksanakan di Aula Paroki St. Petrus Colol, Biting, Kecamatan Poco Ranaka Timur, Minggu, (23/02/2020) siang.

Bupati Matim, Agas Andreas, kepada VoxNtt.com mengatakan, salah satu persiapan yang penting dalam menyukseskan kegiatan itu yakni anggaran.

Dikatakan, anggaran untuk kegiatan ini sebenarnya tidak banyak.

“Hanya Rp 200.000.000. Aggaran itu diambil dari APBD II,” tutur Bupati Agas.

Tugu peringatan perang Colol melawan Bima-Belanda. Tugu ini terletak di puncak sebuah bukit di desa Colol (Foto: Dok.VoxNtt.com)

Setelah menyediakan anggaran, langkah selanjutnya yakni rapat koordinasi. Rapat dimaksud, tidak sekadar rapat dengan masyarakat, tetapi juga rapat dengan seluruh stakeholders yang ikut berperan.

“Kita juga rapat di Pusat, di Jakarta. Tim dari Jakarta sudah ke sini untuk mengidentifikasi, seperti apa sih wisata kopi Colol,” katanya.

Saat ini, lanjut bupati Agas, persiapan sudah mencapai 60 persen. Pemerintah dan panitia, katanya, sedang mengidentifikasi lokasi Wisata Lembah Kopi Colol khususnya terkait destinasi dan  produk-produk unggulannya.

Persiapan Home Stay

Persiapan yang tak kalah penting, lanjut Bupati Agas ialah penataan home stay. Katanya, saat ini terdapat sekitar 53 home stay.

“Tapi saya tidak mau 53 saja. Saya mau, minimal 200 home stay. Karena mengingat begitu banyak manusia, yang akan hadir,” ungkapnya.

Kopi colol siap dipanen (Foto: Karina Banir)

Bupati Agas sendiri mengaku akan menginstruksikan 700-an pegawai pemerintah untuk ikut dalam festival tersebut.

“Kalau selama 6 hari Wisata Kopi itu, semua berkantor di sini. Kami akan berkantor dari tanggal 6 sampai tanggal 11 Juli 2020” ungkapnya.

Festival Berkelanjutan

Bupati Agas berharap, festival ini menjadi program tahunan.

“Itu yang paling penting, karena lama-lama kopi Colol bisa punah kalau kita tidak kembangkan,” ungkap Agas.

Ia juga berharap agar lima desa di kawasan Colol Raya bisa membentuk BUMdes bersama.

“Tidak boleh membentuk BUMdes berbeda-beda, BUMdes bersama ini betul-betul membentuk branding kopi Colol lebih baik lagi” kata Agas.

Adapun tujuan dari festival menurut Agas yakni untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta mengangkat keunggulan komoditi Manggarai Timur.

“Harapanya, harus setiap tahun, setiap kali panen kopi. Apalagi festival di bulan Juli pas panen kopi,” terang Agas.

Untuk diketahui, sekitar 300 ratusan masyarakat hadir dalam kegitan tersebut. Masyarakat yang hadir dalam sosialisai berasal dari Desa Ulu Wae, Desa Colol, Desa Wejang Mali, Desa Rende Nao dan Desa Ngkiong Dora. (VoN).

Agas Andreas Colol Festival Lembah Kopi Colol Kopi Colol Kopi Manggarai Manggarai Timur
Previous ArticlePenyandang Disabilitas Ini Lolos Passing Grade Seleksi CPNS di Manggarai
Next Article Virus Aneh Serang Babi di Malaka

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.