Unit Mawar RSUD T.C. Hillers Maumere yang digunakan sebagai ruang isolasi (Foto: Are De Peskim/ Vox NTT)
alterntif text

Maumere, Vox NTT- Berdasarkan data Posko Cegah Covid-19 Sikka, sampai dengan Sabtu (28/03/2020) terdapat 1 orang Pasien Dalam Perawatan (PDP) di RSUD T.C. Hillers Maumere.

Selain itu, 58 orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 1286 Orang Tanpa Gejala (Orang Tanpa Gejala).

Klasifikasi ODP diberikan bagi mereka yang baru kembali dari dari daerah terpapar Covid-19 yang menunjukkan gejala demam atau ISPA. Sebaliknya, OTG merupakan orang yang datang dari daerah terjangkit tanpa gejala demam atau ISPA.

“Pasien dalam pengawasan adalah orang dari daerah terjangkit dengan gejala demam atau riwayat demam, ada batuk pilek atau nyeri tenggorokan ditambah tanda pneumonia baik ringan sampai berat,” ungkap Kadis Kesehatan Kabupaten Sikka tersebut kepada VoxNtt.com melalui WhatsApp, Minggu (28/03/2020).

Khusus terkait 1 orang yang berstatus PDP adalah seorang pria asal Beru, Kecamatan Alok Timur yang baru kembali dari Malaysia.

PDP tersebut dirawat sejak 3 hari lalu di ruang isolasi dengan gejala awal batuk, pilek dan sesak napas.

Sebelumya, pasutri asal Lembata berstatus ODP yang menjalani operasi apendiks di RSUD T.C. Hillers Maumere telah dipulangkan pada Selasa (24/3/2020) karena sudah sehat.

Perlu diketahui, selama seminggu ini terjadi turun naik jumlah orang yang masuk dalam klasifikasi oleh Gugus Tugas.

Pada Minggu (22/3/2020) terdapat 2 ODP dan 32 OTG yang menjalani karantina mandiri.

Pada Senin (23/3/2020) terdapat 15 ODP dan 35 karantina mandiri.

Pada Selasa (24/3/2020) jumlah ODP meningkat menjadi 32 sementara jumlah OTG meningkat drastis sebanyak 1843 orang.

Selanjutnya, pada Rabu (25/3/2020) jumlah OTG sebanyak 2.062 sementara jumlah ODP sebanyak 39.

Pada Kamis (26/3/2020) jumlah OTG adalah sebanyak 2063 sementara jumlah ODP sebanyak 37.

Pada Jumat (27/3/2020) jumlah OTG sebanyak 2148 sementara jumlah ODP sebanyak 47.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba