Kepala Biro dan Protokol Setda Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu didampingi Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Valeri Guru saat memberikan keterangan pers di kantor gubernur NTT, Senin, 30 Maret 2020 (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
alterntif text

Kupang, Vox NTT – Pemerintah Nusa Tenggara Timur (NTT) memperpanjang liburan sekolah hingga 3 (tiga) pekan ke depan. Itu terhitung sejak tanggal 4 sampai 21 April 2020.

Kepala Biro dan Protokol Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan, kebijakan itu sesuai instruksi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

“Bapak Gubernur mengeluarkan instruksi untuk sekolah-sekolah di Nusa Tenggara Timur. Mulai dari tingkat PAUD sampai dengan SMA/sederajat. Memperpanjang liburan anak sekolah sampai dengan 21 April 2020,” ungkap Marius kepada wartawan di Kantor Gubernur NTT, Senin (30/03/2020).

Kata Marius, kebijakan itu tentu akan dievaluasi lebih lanjut sesuai kondisi yang ada secara nasional.

“Dan tentunya akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kondisi yang ada,” pungkasnya.

Ia berharap, para guru untuk berkomunikasi dengan ketua komite masing-masing, dengan orangtua untuk mengatur pekerjaan rumah yang dilakukan oleh anak-anak.

“Sehingga ketika mereka dalam rumah, mereka tetap mengembangkan berbagai potensi dan kecerdasannya. Tetap belajar,” ujar Mantan Kadis Pariwisata NTT itu.

Untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur ungkap Marius, dalam masa-masa di mana penyebaran virus corona atau Covid-19 ini sangat masif dan ekskalatif seluruh Indonesia. Sebab itu diwajibkan menjaga semua protokol yang sudah dikeluarkan pemerintah.

“Kita tetap menjaga, melaksanakan semua protokol, semua pedoman, semua arahan, semua instruksi, baik yang dikeluarkan oleh bapak presiden, maupun yang dikeluarkan oleh para Menteri atau juga oleh Bapak Gubernur, Bupati se-Nusa Tenggara Timur, dan Wali Kota Kupang,” harap Marius.

Pemerintah NTT kata dia, akan terus mengimbau agar masyarakat terus berwaspada terhadap penyebaran virus corana atau Covid-19.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba