Relawan EB-RTS saat berada di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malaka, Rabu (08/07/2020) (Foto: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)
alterntif text

Betun, Vox NTT- Relawan pasangan Emanuel Bria dan Roy Tei Seran (Paket EB-RTS), bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka tetap solid dan kompak.

Namun dalam urusan politik Pilkada Malaka, ribuan anak muda yang tergabung dalam Forum Malaka Bangkit (FMB) itu pasif.

Selama ini dalam kesempatan sosialisasi Paket EB-RTS, FMB kerap membawa “warna” Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDIP.

Di DPRD Malaka PKB memiliki 3 kursi. Demikian pula PDIP.

Emanuel Bria sendiri adalah kader di DPP PKB. Sedangkan, Roy Tei Seran adalah kader muda PDIP Malaka.

Meski begitu, Paket EB-RTS sudah gagal mendapatkan “tiket” PKB menuju Pilkada Malaka 9 Desember 2020 mendatang.

Sebab, partai besutan Muhaimin Iskandar itu sudah memberikan dukungan kepada pasangan Simon Nahak dan Kim Taolin. SK dukungan sudah diberikan pada Kamis, 8 Juli 2020 kemarin.

Meski pupus harapan mendapatkan “tiket” PKB, para relawan Paket EB-RTS tampak masih solid dan kompak.

Mereka menyatakan, siap menerima keputusan PKB untuk Pilkada Malaka, yang telah memberikan SK dukungan kepada pasangan Simon Nahak dan Kim Taolin.

“Kami sangat siap menerima keputusan yang diberikan oleh PKB untuk paket SNKT. Apresiasi dan selamat berkompetisi untuk SN-KT. Kami relawan EB-RTS tetap solid, karena selain politik, kami punya misi kemanusiaan,” ujar Andy Manek, mewakili relawan EB-RTS di markas besar mereka di Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kamis malam (09/07/2020).

Menurut Andy, relawan EB-RTS tetap kompak. Sedangkan untuk urusan politik mereka masih pasif untuk menentukan sikap arah dukungan untuk paslon tertentu.

“Kami pasif untuk sementara waktu, karena misi kami bukan hanya politik praktis. Kami berpolitik atas dasar kemanusiaan. Masih ada misi kemanusiaan yang harus kami jalankan untuk masyarakat Malaka seluruhnya,” katanya.

Untuk dukungan ke paslon Bupati dan Wakil Bupati Malaka, kata dia, akan menjadi keputusan bersama para relawan Paket EB-RTS.

“Kami satu komando untuk urusan politik. Nanti kami rembuk bersama dan pernyataan sikap itu nanti pasti kami umumkan resmi melalui media,” imbuhnya semangat.

“Kami membuka ruang untuk para paslon dapat menemui kami dan berdiskusi demi perubahan di Kabupaten Malaka ini,” tambahnya.

Sementara itu, Emanuel Bria dan Roy Tei Seran saat dihubungi VoxNtt.com melalui telepon juga mengaku, keduanya dan relawan tetap solid dan menerima keputusan dari PKB.

“Kita sudah lakukan yang terbaik tapi mungkin waktunya belum tepat. Dinamika politik Malaka akan terus bergulir dalam beberapa bulan ke depan, kita tentukan waktu bersama untuk diskusikan agenda perjuangan apa yang hendak ditawarkan FMB terkait Pilkada Malaka 2020,” ujar Emanuel.

Sementara Roy Tei Seran menaruh hormat dan mengucapkan terima kasih kepada para relawan Paket EB-RTS yang dengan tulus dan kerja keras bekerja mensosialisasikan pasangan tersebut ke tengah masyarakat Malaka.

“Salut dan salam Hormat buat basodara semuanya. Terima kasih ketulusan, kerja keras dan perjuangan kita selama ini. Kita masih tetap bersatu di dalam FMB dan kita akan lebih besarkan FMB ke depan,” tegas Roy Tei.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba