Ilustrasi PIP

Borong,  Vox NTT- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur (PK Matim) didesak segera memroses dugaan penggelapan dana PIP tahun 2017 oleh Kepala SDK Satar Teu Kecamatan Lamba Leda, Sebas Nambu.

“Saya minta Dinas PK Matim segera proses dugaan penggelapan dana PIP di sekolah kami.  Kenapa mesti diperlambat. Orangtua murid terus resah dengan ulah Kepsek yang malah bersikeras bahwa tidak ada dana PIP di sekolah itu pada tahun 2017,” ujar RM, salah satu orangtua murid SDK Satar Teu kepada VoxNtt.com,  Senin sore (06/08/2018).

Menurut RM,  beberapa orangtua murid penerima dana PIP di SDK Satar Teu sudah berupaya meminta data dan buku rekening siswa kepada Kepsek Sebas.

Namun,  Kepsek Sebas tidak memberikan data dan buku rekening milik siswa penerima dana PIP di SDK Satar Teu.

Dia menegaskan, Dinas PK Matim mesti peka dan responsif untuk segera menangani persoalan dana bantuan PIP di SDK Satar Teu tersebut.

Baca Juga:

“Jangan hanya janji bahwa akan diproses, masyarakat butuh kerja nyata.  Bukan soal janji.  Kalau bisa turun langsung lokasi biar bisa jumpa langsung dengan orangtua siswa di sini.  Jangan hanya duduk di kantor saja,” ujar RM.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

alterntif text