Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Polisi Tangkap Bandar KP, Nenek Ini Kehilangan Uang 50,4 Juta
HEADLINE

Polisi Tangkap Bandar KP, Nenek Ini Kehilangan Uang 50,4 Juta

By Redaksi16 Oktober 20163 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com-Agnes Kende (70) warga Kembur, kelurahan Satar Peot, Matim  kehilangan uang sebanyak 50.400.000 setelah pihak Kepolisian Resort Manggarai mendatangi kediamannya untuk menangkap seorang bandar kupon putih, Kamis (13/10) sekitar pukul 16.00 wita.

Oma Agnes Kende (70) di kediamanya, Sabtu (15/10) mengatakan kejadian Kamis itu merupakan pristiwa yang tidak pernah dilupakan sepanjang hidupnya.

BACA:Bandar KP Ditangkap, Barang Bukti 24 Juta Dipertanyakan

Di tengah kesibukan melayani para pembeli di kiosnya, tiba-tiba sejumlah anggota polisi menyeret seorang laki-laki yang diduga salah satu bandar kupon Putih (KP) masuk ke dalam kios, bukan menangkap dan mengintrogasi pelaku, tetapi membuka laci tempat simpan uang dan mengambil uang sebanyak 400.000, belum puas dengan uang beberapa anggota kepolisian masuk ke dalam kamar menggeledah rumah dan membawah uang sebanyak 50.400.000 dari rumahnya.

Menurut Agnes kehadiran pihak kepolisian dinilai keterlaluan sebab dirinya tidak mengetahui apa yang menjadi dasar sampai polisi masuk ke rumah dan mengambil seluruh uang hasil kerja kerasnya selama ini.

“Uang yang ada murni dari hasil penjualan komoditi. Bukan hasil judi Kupon Putih seperti yang ditudukan” kata Agnes.

Foto: Agnes Kende ditemani anaknya
Foto: Agnes Kande ditemani anaknya

Philipus Jehamat, anak dari mama Agnes Kende mengatakan pihaknya terus mempertanyakan motif dari polres mengambil uang milik mamanya tersebut, sebab mama Kande bukan bandar atau penjudi KP

“Kami tidak mengerti mengapa menggiring pelaku ke rumah mama Agnes kalau yang menjadi target mereka adalah Bernadus Jebeot  yang juga diduga pelaku judi KP”katanya kepada VoxNtt.com

Informasi yang dihimpun media ini  bahwa Aparat Satuan Reserse dan Kriminal (Jatanras) Kepolisian Resor Manggarai , Nusa Tenggara Timur berhasil mengamankan Bandar Kupon Putih, Bernadus Jebeot (42) dan pengecer, Kamis (13/10) sekitar pukul 16.30 Wita.

Brigpol Krisno Ratuloli, Kanit Jatanras Polres Manggarai mengungkapkan, penangkapan Bernadus dan Adrianus sekitar pukul 16.30 Wita.

Selain barang bukti sebesar Rp 25,2 juta, kata dia, saat penangkapan polisi juga telah mengamankan 6 rekapan KP yang berisi angka tebakan.

“Tim Jatanras mendapat informasi dari masyarakat bahwa pengecer atas nama Adrianus Jehaut sedang berada di dalam kios, yang mana kios tersebut pemiliknya orang tua dari bandar atas nama Bernadus Jebeot. Dan anggota Jatanras melakukan penangkapan terhadap pelaku atau pengecer dan menemukan  barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 1.200.000,- dan 2 lembar kertas rekapan angka kupon putih, ” ungkap Krisno saat dihubungi VoxNtt.com, Jumat (14/10/2016).

Krisno mengaku, sesaat setelah tim Jatanras berada di kios tersebut, tiba-tiba Bernadus datang dan langsung diamankan. Usai mengamankannya polisi langsung mengintrogasi di dalam rumah orang tua pelaku.

“Yang mana rumah tersebut dijadikan transaksi pengecer kupon putih ke pelaku (Bandar ) dan anggota Jatanras menemukan sebuah tas yang berisi uang tunai sebesar Rp. 24.000.000,- dan rekapan 4 lembar di dalam tas tersebut,” katanya. (MN/ VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleDetik-Detik Menjelang Tenggelamnya Kapal Dharma Kencana
Next Article Woleka, Tarian Penyambutan Tamu Masyarakat Sumba Barat Daya

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.