Saturday, October 20, 2018

Ad Multos Annos

*)Puisi-puisi Rizal L, bergiat di Komunitas KAHE Maumere Alpha segala jalan menujuMu adalah pulang berkalang sunyi tanpa sepi yang luka   Siapa berumah sunyi membuka jalan menuju pulang padaMu Bdh-MoF, 20 Feb 2018 Luna Datanglah kemari pada tanggal merah...

Mimpi Basah di Puncak Himalaya

*) Antologi Puisi Rian Odel Mimpi Basah di Puncak Himalaya (Para Bapak Besar) Mimpimu terperangkap di puncak Himalaya Tersangkut pada nikmat samar bintang tentang dongeng para dewa   Pada puncaknya yang...

Di Kesunyian Abad Ini

Puisi-Puisi Edy Soge Ef Er* Cecillia Gadis Timor berhati melati Kuncup senyum mekar  tawa   Pagi hari embun berlabuh di kelopakmu Mataku dingin dadaku terjaga   Engkau Cecillia, kembang di kebun Tuhan Dari...

Lalat Biru

Cerpen Edy Soge Ef Er* /1/ Berulang kali ia menghampiriku. Hinggap di tanganku. Sudah tiga kali ia mengunjungiku di kamar tidur yang kecil; pas untuk aku...

Setelah Matahari Terbenam

*)Puisi-Puisi Putra Niron Setelah Matahari Terbenam Kekasih saya adalah mata saya. Saya mencintai mata ini dengan segenap hati. Mata adalah alat terbaik untuk mencintai. Mata apa saja. Ketika mata mati, Cinta...

Video: Bersatulah Pelacur-Pelacur Kota Kupang

Video puisi ini dibawakan oleh Ragil Sukriwul, seniman Kota Kupang. Ragil pada kesempatan ini membacakan puisi 'Bersatulah Pelacur-Pelacur Kota Jakarta' karya W S Rendra...

Di Tepi Sungai

*)Puisi-Puisi Gody Usnaat HATI HUJAN KAMPUNG hutan hujan gugur sebagai daun hujan sepanjang jalan menuju hatimu menetes semisal air mata hatimu seperti Semografi, kampung pondok untuk sedikit pulang saat hujan langkahku tiba hati kampung hujan...

Karma

Cerpen Fian Watu* Matamu masih berat saat kabar itu sampai di telingamu. Temanmu mati. Matamu langsung ringan. Tapi kau tak bisa sembunyikan air matamu. Sesuatu...

Mengapus Kenangan

(Puisi-Puisi Yurgo Purab) Menghapus  Kenangan “Mengenang adalah cara terbaik tuk tidak melupakan” Seperti  kemarin saat mendung di matamu pecah Gerimis luruh bak garis-garis kenangan Yang jatuh dari rindu yang...

Cerpen: Rumah yang Kian Sempit

Cerpen Afryantho Keyn Hujan masih belum reda ketika aku dibangunkan. Ibu telah siap berangkat kerja, lengkap dengan mantel dan payung warna-warni. Ia menyampaikan beberapa kata...

TERKINI

TERPOPULER

alterntif text