Sunday, January 19, 2020

“Puing-puing Tuhan”

*Cerpen Rian Tap “Puing-puing Tuhan” Jarum waktu menuju penuh gegas, bunda dengan cepat menutup bilik tendanya dengan sepotong kain lusuh. Sebab rumah telah menjadi serpihan puing-puing....

Puisi: Surat Awal Januari

*Puisi-puisi Carlo Dagur Surat Awal Januari  “Siapa aku pada awal tahun ini?” Pertiwi kembali menggugat, hingga jangkrik berdengkur dan bamboo berderik pada hamper temaram senja keladi Sedang sajak magis tuan...

Puisi: Wanita Kopi

*Puisi-puisi Itho Halley Wanita Kopi :Buat mama Erosvita Wanita tangguh pembuat kopi yang setia Meletakan cangkir dari isi hatinya Dan kopi dari ceruk matanya yang terlampau tabah Sejak Sembilan...

Puisi: Asap Dupa

*Puisi-puisi Epi Muda                                                                       Asap Dupa Seumpama kumpulan kata-kata yang berterbangan menghiasi pundak kertas melahirkan  tulisan yang penuh kahyal asap dupa aku mencari secuil kata yang sedang beranak pinak dalam puisi...

Mereka Meniduri Mukamu

*Puisi-puisi Itho Halley Mereka Meniduri Muka Mu :Malam di sel lima Nenuk *) Iridea Sepih sedang menunggu apa? setelah hujan malam tadi Tragadi di kamarku Bayang-bayang mereka berbaring di atas bingkai mukamu Dan...

Puisi: Mata(Mu)

*Puisi-puisi Ningsih Ye Mata(Mu) Izinkan matamu menjadi judul puisiku kutempatkan jadi rumah bagi setiap sajakku dibiarkan berteduh dibawahnya dan akan ada kisah yang dibungkus rapi didalamnya kemudian lahir menjadi...

Ibu Siti Sedang Dirundung Duka

*Cerpen Riko Raden Langit menjadi gelap, guntur bergemuruh dan hati menjadi gundah malam itu. Langit menjadi tak berbintang dan gelap sekali. Pekat! Perlahan tapi pasti,...

Puisi: Peluh di Mata Ibu

* Puisi-Puisi Sonny Kelen Peluh di Mata Ibu Ibu, jauh sebelum embunmenjatuhkan dirinya Aku sudah memperkirakan apa yang terjadi Setelah matahari menyentuh tubuhmu Begitu pula dengan angina merebahkan deru Setelah...

Ibu, Jangan Dulu Tutup Usia

*Cerpen Chan Setu Semenjak pagi kemarin, aku lihat Tima seperti orang yang sedang kesurupan. Mondar-mandir, keluar-masuk rumahnya. Apa yang terjadi? Tanyaku membatin. Lima belas menit...

Papa, Nining mau sekolah!

*Cerpen Melki Deni Di beranda rumah, di depan ayah ibu Nining membaca larik-larik puisi yang pernah ditulis sahabatnya di sekolah. Ayahya sedang asyik mengopi dan...

TERKINI

TERPOPULER

alterntif text

alterntif text

alterntif text

alterntif text