Sunday, February 23, 2020

Dari dalam Air untuk Pemimpinku

*)Antologi Puisi Ischo Frendino Kebasahan Di pelataran nestapa insan halilintar dan guntur berkejar-kejaran angin dan awan berkeliaran rintik pun ikutan beterbangan hingga akhirnya hujan, saatnya kemarau bepergian Januari terperangkap kebasahan dan Jakarta kebanjiran. Dari...

 Ibu, Aku MencintaiNya

*Cerpen Sonny Kelen Angin yang sesah memikul desahnya dalam keranda resah yang gesa. Sebelum jauh lenyap, sayap-sayap yang gemetar singgah di hidung seorang wanita yang...

Aroma Wanita Bergingsul

Aroma Wanita Bergingsul : Tepat malam tadi 1// Aku dan kopi adalah malam di mata Tuhan yang cemburu Menyeruput pekat kopi sampai ludas segala bayang kunang-kunang bergingsul manis...

Puisi-Puisi Melki Deni

/ Di Situ Saja Di sini tak ada yang rela. Di sini tak ada yang berani bersedia lama. Itulah alasan mengapa Marco Polo keluar dari dalam...

Guritan Senyum Seorang Ibu

*) Cerpen Rian Tap *** Sang Mentari menuntunnya ke ujung timur pagi itu, raganya merapal jalan temu. Menembus kabut tebal, di bawah pohon jati putih, yang...

Mata Aba-Antologi Puisi Ito Halley

Mata Aba Aku tahu bahwa Engkau adalah sepasang mataku Yang suka memandang dengan cemburu Bolehkah aku izin sebentar Menemui kunang-kunang rindu Yang suka melekat pada cangkir kopiku Sampai ingatan-ingatanku Sudah benar-benar...

Membaca Sunyi dari Jendela

*)Puisi-puisi Rikard Diku Di Bandara 1/ di bandara, orang-orang merayakan temu dan menangisi pisah seperti kemarin di bangku ruang tunggu itu. kini aku masih bisa mendengar percakapan-percakapan kecil bahkan masih...

Semangat Gebyar Literasi di Pesisir Riung: Rangsang Minat Baca, Temukan Inovasi...

Bajawa, Vox NTT- Taman Baca Sa Nai Riung menggelar gebyar literasi di pesisir Riung, Kabupaten Ngada, Sabtu (18/01/2020). Kegiatan itu berlangsung di Aula SMAK...

Cintaku Berujung Perpisahan

*Cerpen Riko Raden Cinta bukan hanya soal menyayangi, tapi juga mengikhlaskan. Karena pada dasarnya cinta adalah awal dari perpisahan yang sudah direncanakan, jika bukan...

“Puing-puing Tuhan”

*Cerpen Rian Tap “Puing-puing Tuhan” Jarum waktu menuju penuh gegas, bunda dengan cepat menutup bilik tendanya dengan sepotong kain lusuh. Sebab rumah telah menjadi serpihan puing-puing....

TERKINI

TERPOPULER

alterntif text

alterntif text