Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Wahai Kau
Sastra

Wahai Kau

By Redaksi2 Mei 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oleh: Agustinus Nuradarmada

Wahai Kau

Wahai kau yang berdiri di depanku
Di awal kita bertemu aku tidak mengenal engkau
Kau memberi begitu banyak walu tak pernah kuminta Tak ada pelit yang kurasa dengan semua pemberianmu

Wahai kau yang berceramah di depanku
Kau mengajarkanku banyak hal yang membuat banyak tau tanpa dipaksakan kau mengajariku
Tanpa ku minta sedikitpun dari mu
Tetapi kau sangat memahami kebutuhanku

Wahai kau yang selalu bersamaku
Kau memberiku pengertian tentang hidup
Kau menuntunku keluar dari gulita yang tak nyata
Kau juga yang membaskanku dari cengkraman kebodohan

Kau juga yang menyudahi masa-masa kelamnya gulita
Dalam lembaran hidup yang sudah, sedang dan yang akan kau yang memberi walau kau tak dianggap
Engkau selalu sabar diberi walau banyak persyaratan Dan entah kapan selalu menuai tanya.

Wahai kau julukan pahlawan tanpa tanda jasa, ada kekewatiran di matamu
Menanti sesuatu yang tak pasti dan selalu tidak tetap Sampai usiamu memudar dan rambutmu perlahan memutih kau masih berdiri di sana.

Wahai kau…
Tidakkah kau merasa terpojok? Dengan julukan untukmu? Walau tugas kau laksanakan dengan sungguh
Tetapi kau tetap saja tak dihargai
Memang jalan telah dirintis namun banyak kelokan Hingga buntu tak sampai tujuan

Wahai kau
Tugasmu memang berat
Namun prestasimu selalu yang terbaik sepanjang sejarah Tak lelah mengukir prestasi bangsa dari waktu ke waktu Dikaulah harapan bangsa atas anak-anak yang dititipkan
Kau selalu nyalakan pelita untuk negeri agar tak ada pekat menyelimuti.

2 Mei 2023

Agustinus Nuradarmada
Previous ArticlePMI Kembali Diperlakukan Kasar di Malaysia, PADMA Indonesia Desak Pemerintah Segera Usut Tuntas
Next Article Tim PS Putra Aeramo Bakal Berlaga di EGDM Festival Soccer

Related Posts

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Elegi Luka Sang Pemaaf

19 April 2026

Tentang Pintu Kiri dan Pintu Kanan di Surga

19 April 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.