Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Empat Hari Hilang di Perairan Maumere, Seorang Nelayan Ditemukan Tim SAR
Regional NTT

Empat Hari Hilang di Perairan Maumere, Seorang Nelayan Ditemukan Tim SAR

By Redaksi10 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Korban berhasil ditemukan di Perairan Teluk Kolisia ( Foto: Dok. Tim SAR)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

VoxNtt.com- Muhammad Saleh, sempat dilaporkan hilang selama 4 hari Perairan Teluk Maumere, Kabupaten Sikka akhirnya berhasil ditemukan oleh tim Rescue Pos SAR di daerah itu, Kamis (9/2/2017).

Kepala Badan SAR Nasional (Basernas) NTT, Ketut Gede Ardana mengatakan nelayan asal Kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat-Sikka itu pergi melaut pada Senin, 6 Februari lalu.

Tim SAR saat persiapan menuju lokasi pencarian

Pria berumur 24 tahun itu melaut menggunakan perahu motor di Perairan Teluk Maumere.

Lantaran selama 4 hari belum pulang rumah tanpa kabar, kata Ardana, ketua RT setempat, Ali Akbar kemudian melaporkan hilangnya Muhammad kepada pihak Pos SAR Maumere.

“Ia dilaporkan belum kembali saat mencari ikan di Perairan Teluk Maumere, diperkirakan pada koordinat 08°35’28,90″S – 122°12’25,99″E,” jelas Ardana kepada VoxNtt.com, Kamis malam.

Dia menuturkan, usai menerima laporan masyarakat Kamis siang sekitar pukul 13.30 Wita Dankal Balebo beserta 4 Personel Lanal Maumere dan Team SAR Maumere 7 Personel melaksanakan pencarian korban Muhammad di Perairan Kolisia.

Setelah beberapa jam menyusuri teluk Kolisia, tim pencari akhirnya menemukan korban dalam keadaan selamat.

Saat ditemukan, korban masih berlindung karena cuaca yang cukup ektrim di Teluk Kolisia.

“Ia ditemukan pada koordinat 08°32’21,36″S – 122°05’23,40″E, selanjutnya dievakuasi mnggnakn RIB 400 PK menuju Wuring, Kecamatan Alok Barat,” kata Ardana.

Muhammad kemudian diserahkan ke pihak keluarga Kamis sore sekitar pukul 18.00 Wita.

Adapun alat yang digunakan dalam proses pencarian, kata Ardana, seperti Truck Personil, RIB 400 PK, Rubber Boat 40 PK, dan Life Jacket. Selain itu mereka juga menyiapkan peralatan medis, GPS, dan Alkom (HT).

Sementara tim pencari melibatkan 7 Personil dari Pos SAR Maumere, Lanal Maumere 5 org, keluarga korban sebanyak 3 orang. Dan sebanyak 3 orang nelayan setempat ikut mencari dengan menggunakan satu buah perahu motor. (Ardy Abba/VoN)

Sikka
Previous ArticleBanjir Bandang Maubesi Dinilai Sebagai Kelalaian Pemda TTU
Next Article Inilah Harapan Pelajar SMA di Sikka Kepada Wartawan

Related Posts

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.