Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Soal Kisruh THL, Demokrat Matim Setuju Dibawa Ke Pansus
Regional NTT

Soal Kisruh THL, Demokrat Matim Setuju Dibawa Ke Pansus

By Redaksi11 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Leonardus Santosa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Ketua Fraksi Demokrat Matim, Leonardus Santoso setuju jika kisruh Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Kesehatan segera dibawa ke panitia khusus (Pansus).

Pasalnya, kisruh THL ini sudah menjadi perhatian publik sehingga DPRD mesti meresponnya dengan sikap politik yang jelas.

“Sejak awal saya minta agar persoalan ini dibawa ke pansus saja. Tujuan supaya kita bisa menyelidiki semua aspek yang berkaitan dengan masalah ini,” katanya melalui telepon, Selasa (11/4/2017).

Sebab itu, politisi Demokrat ini mengajak semua fraksi untuk bersatu agar pansus ini segera terbentuk. Ia tak mau kepentingan politik fraksi sampai mengorbankan kepentingan puluhan tenaga medis yang tidak berdaya.

“Mereka datang ke DPRD itu karena mereka butuh perhatian politik. Karena itu, menurut saya, semua fraksi terikat secara moral dan politik untuk melakukan itu. Dan salah satu bentuk perhatian, ya, bentuk pansus,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, pegiat antikorupsi, Niko Martin mendesak DPRD untuk segera membentuk Pansus guna menyelidiki kisruh seleksi THL Dinkes ini.

Menurutnya, pansus lebih efektif memberi solusi ketimbang upaya politik lainnya. Kata Niko, dalam Pansus DPRD cukup leluasa mendalami semua aspek, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penetapan hasil seleksi.

“Dari pada (DPRD) berkoar di media, mending buat pansus. Itu lebih efektif dan bisa menyelesaikan soal. Apalagi (pansus) itu menjadi hak yang diatur dalam undang-undang MD3,” katanya kepada wartawan, Sabtu (31/3/2017) lalu.

Atas dasar itu nanti, lanjut Niko, DPRD akan memberikan rekomendasi kepada pemerintah. Rekomendasi tersebut merupakan sikap politik sekaligus arah yang dikehendaki DPRD dalam menyelesaikan kemelut ini.

“Tinggal nanti ditindaklanjuti pemerintah. Kalau tidak, tentu ada konsekuensi hukum dan politik yang harus ditanggung (pemerintah),” katanya.

Sebab itu, ia meminta semua fraksi untuk membangun kerja sama politik agar pansus segera terbentuk. Ia tak mau ego politik fraksi sampai mengorbankan kepentingan tenaga medis yang tak berdaya ini.

“Masalah THL ini adalah masalah perut dan sangat riskan. Jadi harus menjadi perhatian semua fraksi, bukan hanya fraksi tertentu,” tegasnya.

“Karena itu, saya minta pansus itu segera digulirkan saja. Soal diterima atau tidak itu soal lain. Kenapa mesti takut bayangan sendiri?. Tapi kalau ternyata ada (fraksi) yang tolak, menurut saya fraksi itu tidak pro rakyat dan harus dihukum saat pemilu,” imbuhnya.(Ferdiano Sutarto Parman/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleBupati Ngada: Wartawan Harus Mengedepankan Jiwa Nasionalisme
Next Article Benny K Harman Minta Polisi Segera Usut Motif di Balik Intimidasi Novel

Related Posts

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.