Kapolres TTS AKBP Totok Mulyanto DS,SIK

Soe, Vox NTT-Teka teki tentang meninggalnya tahanan Seprianus Nautani di ruang tahanan Mapolres TTS pada Jumat (26/5/2017) akhirnya terungkap.

Sesuai hasil penyelidikan, ada tiga orang yang diduga kuat sebagai pelaku penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia.

Kapolres TTS AKBP Totok Mulyanto  kepada wartawan Senin (29/5/2017) di Mapolres TTS mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi terutama 12 orang saksi sesama tahanan, terungkap bahwa Seprianus meninggal karena dianiaya oleh tiga orang tahanan yakni JJ, FT dan BC.

“Korban meningga karena dianiaya oleh 3 orang tahanan lainnya dengan inisial JJ, FT dan BC,”jelas Mulyanto yang didampingi Wakapolres Kompol Marabi Jala dan Kasat Reskrim IPTU Yohanes Suwardi.

Kini ketiga pelaku tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka. Adapun motifnya karena merasa jengkel terhadap korban yang telah memperkosa anak dibawa umur di Desa Kuanfatu, Kecamatan Kuanfatu, TTS.

Ketika disentil mengenai lemahnya pengawasan di ruang tahanan, Totok mengaku sementara melakukan pemeriksaan terhadap polisi yang bertugas mengawasi tahanan.

Dari kasus ini sempat tercium keterlibatan oknum polisi  dari Polsek Kuanfatu yang diduga melakukan penganiayaan terhadap korban.

Mengenai  dugaan itu, Kapolres Totok menjelaskan bahwa oknum polisi tersebut sedang menjalani pemeriksaan oleh Propam di Mapolres TTS.

“Oknum anggota itu sedang menjalani pemeriksaan dan hasilnya akan kita sampaikan kepada publik,”kata Totok.( Paul Resi/VoN).

alterntif text