Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Angka Kemiskinan Bertambah, DPRD Kecam Pemkab Matim
Regional NTT

Angka Kemiskinan Bertambah, DPRD Kecam Pemkab Matim

By Redaksi8 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota Komisi A dan B bersama pemerintah saat melakukan rapat di ruangan Komisi A DPRD Matim (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Data kemiskinan dari Badan Pusat Statistik (BPS) di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) disajikan dalam rapat koordinasi dengan Komisi A dan B DPRD setempat, Rabu (7/6/2017). Rapat itu khususnya membicarakan terkait beras miskin (raskin).

VoxNtt.com memang belum memperoleh angka riilnya. Namun menurut pengakuan sejumlah anggota DPRD Matim, data kemiskinan tersebut menunjukkan peningkatan signifikan tiap tahunnya.

Anggota DPRD Matim Partai PKS, Marsel Tegor kepada VoxNtt.com di kantor DPRD, Rabu, mengatakan data yang disajikan sangatlah miris. Setiap tahun angka kemiskinan bukannya menurun malah meningkat dengan angka yang begitu bombatis.

“Ini sangat miris. Pemerintah dalam hal ini tidak begitu konsen memerangi angka kemiskinan di Matim. Terbukti angka kemiskinan dari tahun ke tahun terus meningkat. Ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) kita ke depan. Tujuan pembangunan adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat bukan memiskinkan,” kata Marsel.

Baca Juga: Warga Sebelah Wae Musur Merengek, Kemana 7 DPRD Matim Dapil Borong-Rana Mese?

Hal senada disampaikan Agus Tangkur dari  Fraksi Golkar. Agus mengatakan dari data yang disajikan sangat jelas pemerintah masih belum berpihak pada orang miskin. Padahal tujuan pembangunan itu, kata dia, adalah mensejahterahkan masyarakat.

“Jadi, ke depan APBD kita harus fokus mengentaskan kemiskinan masyarakat Manggarai Timur,” ujar Agus.

Anggota DPRD Matim lainnya, Leonardus Santosa mengecam keberpihakan Pemkab Matim dalam mengentas kemiskinan di daerah itu.

Dia mengatakan data yang disajikan dari BPS membuktikan bahwa pemerintah masih belum serius mengentas kemiskinan di kabupaten ujung timur Manggarai itu.

“Pengentasan kemiskinan masyarakat oleh pemerintah masih minim,” ujar Leo yang adalah Ketua Komisi A DPRD Matim itu. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticlePenyidik Polres Manggarai Diminta Lakukan Tes Kebohongan Saksi
Next Article Data Miskin Tidak Akurat, DPRD Matim Sorot Kinerja BPS

Related Posts

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
Terkini

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.