Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»5 Poktan di Lembor Tolak Bansos Dinas Pertanian
HEADLINE

5 Poktan di Lembor Tolak Bansos Dinas Pertanian

By Redaksi18 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Foto RUK Bansos Budidaya Padi Hazton di Lembor (Foto: Satria)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT– Sedikitnya Lima Kelompok Tani (Poktan) di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menolak Bantuan Sosial (Bansos) Dinas Pertanian untuk program Budidaya Padi Hazton.

Kelima kelompok itu yakni, Poktan Kope Holes, Bantang Cama Wae Nakeng, Bantang Cama Wae Bangka, Bina Usaha dan Mekar Jaya.

Kepada Vox NTT, Ketua Poktan Kope Holes, Donatus Hambur, Selasa (18/7/2017) mengatakan anggota Poktan menolak lantaran padi Hazton untuk wilayah Lembor tidak cocok di tanam pada Musim Tanam (MT) II.

Hal ini kata dia disebabkan karena pada MT II volume air di persawahan Lembor menurun, sedangkan untuk padi Hazton sendiri membutuhkan suplay air yang banyak.

Karena itu, lanjut dia para petani mengalami kerugian jika padi jenis ini dipaksakan tanam, karena tidak akan mendapatkan hasil sebagaimana yang diharapkan.

“Maunya Padi Hazton di tanam pada MT I karena saat itu air irigasi di bantu dengan air hujan, ” tutur Hambur.

Alasan lain kata Hambur karena sejumlah item bantuan, seperti obat-obatan yang tidak sesuai dengan kebutuhan para petani.

Selain itu menurutnya, Poktan dan para petani juga menginginkan agar pupuk urea dimasukan dalam item bantuan. Namun, tidak diakomodir oleh pihak Dinas Pertanian.

“Kami ingin beberapa obat-obatan dalam bantuan itu di ganti dengan pukuk urea dan OPK, tapi mereka tidak mau” Katanya.

Hambur menambahkan pada saat sosialisasi awal Bansos itu pihaknya dilibatkan oleh pihak Dinas Pertanian Kabupaten Mabar.

Namun belakangan para poktan tidak dilibatkanlagi sehingga Rencana Usaha Kelompok (RUK) di buat oleh Dinas Pertanian sendiri. Padahal awalnya, Poktan sendiri yang membuat RUK itu.

“RUK kedua di buat oleh Dinas Pertanian mabar, Kami tidak dilibatkan, ” katanya.

Sejumlah petani inipun berharap agar kedepannya pihak dinas pertanian Mabar dapat meningkatkan kordinasi dengan semua poktan di Mabar, agar kejadian serupa tidak terulang lagi sehingga petani tidak dikorbankan dan selalu melibatkan Poktan dalam pembuatan RUK.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Mabar, Angelus Apul mengaku pihaknya terpaksa mengalihkan Bansos untuk Lima Poktan di Lembor untuk kecamatan lain.

Diapun mengaku belum mengetahui alasan tolaknya Bansos tersebut. (Gerasimos Satria/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleSMPK Frater Maumere Gelar LKTD Bagi Pengurus OSIS
Next Article Rute TdF Abaikan Jalan Potensi Wisata, Warga Nagekeo Kecewa

Related Posts

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.