Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»DPRD Matim: TdF Hanya Kegiatan Milik Pemda dan ASN
NTT NEWS

DPRD Matim: TdF Hanya Kegiatan Milik Pemda dan ASN

By Redaksi19 Juli 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD Matim, Mensi Anam (Foto: Facebook Mensi Anam)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Anggota DPRD Manggarai Timur, Frumensius Frederik Anam menilai kegiatan Tour de Flores (TdF) hanya milik Pemerintah Daerah (Pemda) dan Apratur Sipil Negara (ASN).

Menurut Mensi Anam kegiatan balap sepeda internasional di Pulau Flores itu bukan milik semua elemen masyarakat.

“Pantauan saya kemarin masyarakat sekitar kurang terlibat. Dunia usaha pun demikian. TdF ini terkesan hanya menjadi milik Pemda, milik ASN bukan milik semua elemen masyarakat. Saya berharap libatkan semua elemen mesti menjadi mutlak,” kata dia melalui pesan WhatsApp, Selasa (18/7/2017).

Politisi Hanura itu berharap ajang TdF ini sifatnya tidak hanya sekadar untuk hiburan belaka dan sesaat.

TdF kata dia mesti memberikan dampak pada geliatnya dunia pariwisata di Matim.

“Memang kita akui bahwa persiapannya amat terbatas dan terkesan mendadak,” tukas Mensi Anam.

“Padahal sejak tahun lalu kita sudah tahu bersama bahwa tahun ini Borong dipilih menjadi salah satu tempat finish dari etape-etape yang ada,” tambahnya.

Demikian halnya tempat gala dinner. Kata Mensi banyak harapan masyarakat agar itu dibangun secara permanen dari jembatan hilir Wae Bobo sampai di dermaga dengan melibatkan pihak swasta untuk membangun wisata kuliner. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleKetua PSSI Sikka Sebut Rekrutmen Pemain Luar Sah Menurut Regulasi
Next Article Warga Desak Polres Manggarai Segera Tetapkan Status Kades Bea Ngencung

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.