Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Kepala SDN Wangkung Diduga Gelapkan Dana PIP, Orangtua Siswa Minta Pemkab Matim Tindak Tegas
VOX GURU

Kepala SDN Wangkung Diduga Gelapkan Dana PIP, Orangtua Siswa Minta Pemkab Matim Tindak Tegas

By Redaksi23 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bukti serah terima uang PIP dari BRI kepada Kepsek dan daftar nama siswa penerima (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Orangtua murid meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Pemkab Matim) untuk menindak tegas oknum Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wangkung kecamatan Rana Mese, Markus Minggu.

Permintaan itu disampaikan lantaran Kepsek Markus diduga telah menggelapkan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2016 tahap 18, 19, dan 25 sebesar Rp 22.275.000.

Karolus Romen salah satu orangtua murid SDN Wangkung menegaskan Pemkab Matim harus segera menindak tegas Kepsek Markus kerana diduga telah menggelapkan dana PIP dari 59 anak yang berhak menerima bantuan itu.

Menurut Karolus, Pemkab Matim harus mencopot Kepsek Markus dari jabatannya. Sebab, pihaknya tidak menginginkan SDN Wangkung dipimpin oleh pemimpin yang tidak berlaku jujur.

“Pemda Matim harus tindak tegas Kepsek itu. Apalagi ini sudah beredar di media. Dana PIP itu sudah dicairkan Februari lalu. Tetapi, hingga hari ini siswa yang tercantum dalam daftar belum pernah terima dana itu. Kami akan tahan semua anak-anak jika Kepsek tidak ditindak tegas,” tegasnya kepada VoxNtt.com melalui telepon, Minggu (23/7/2017).

Karolus sendiri menginginkan agar Kepsek Markus harus menjelaskan alasan uang PIP tersebut tidak dibagikan kepada siswa penerima bantuan.

“Sungguh sedih negeri ini. Perilaku tidak jujur dimulai dari lingkungan pendidikan. Padahal guru adalah obor masyarakat. Harus menjadi contoh bagi anak-anak,” demikian Karolus mengecam.

Baca: Kepsek SDN Wangkung Rana Mese Diduga Gelapkan Dana PIP Sebesar Rp 22 Juta

Sementara itu, Kepsek SDN Wangkung Markus Minggu belum berhasil dikonfirmasi. Meski sudah dihubungi melalui pesan singkat, namun tidak ada balasan. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleMeski Imbang Lawan Malaka, Pelatih Persena Mengaku Puas
Next Article Bahas Masalah Uskup Ruteng, Puluhan Imam Kembali Gelar Rapat Tertutup

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.