Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Bangun Pariwisata, Ini Rekomendasi KSR PMKRI di Flores
NTT NEWS

Bangun Pariwisata, Ini Rekomendasi KSR PMKRI di Flores

By Redaksi16 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Komisaris Daerah (Komda) PMKRI Regio Flores Yoakim Seke saat menyampaikan sambutan pada acara pembukaan KSR di aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Komisariat Daerah Regio Flores mengkaji berbagai peluang pariwisata sabagai bahan masukan untuk otoritas di Palau Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Para mahasiswa Katolik tersebut melakukan kajian lewat kegiatan Konferensi Study Regional (KSR)..

Komisaris Daerah (Komda) PMKRI Regio Flores Yoakim Seke dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Rabu (16/8/2017) menjelaskan, kegiatan KSR PMKRI se-Pulau Flores itu berlangsung selama 3 hari yakni tanggal 10 hingga 12 Agustus 2017 di Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai.

PMKRI mengkaji pariwisata dari tiga prespektif penting. Ketiganya yaitu pariwisata ditinjau dari prespektif ekonomi, hukum, dan budaya.

Di akhir kegiatan itu mereka merekomendasikan sejumlah poin penting di antaranya;

 Pertama, dari perspektif budaya forum KSR merekomedasikan, antara lain; pemerintah harus melibatkan masyarakat dan stakeholders dalam merumuskan kebijakan terkait pembangunan pariwisata berbasis budaya.

Lalu, pemerintah daerah  juga didorong untuk membentuk desa adat yang memiliki potensi pariwisata berbasis budaya.

Kemudian, pemerintah harus melaksanakan kegiatan yang bernuansa budaya dan bersifat rutinitas.

PMKRI juga mengingatkan pentingnya pembangunan infrastruktur dengan memperhatikan kearifan lokal.

Dalam perspektif budaya lokal tersebut, pemerintah juga harus memberlakukan kembali mata pelajaran muatan lokal.

Kedua, dari perspektif ekonomi PMKRI se-Flores mendorong sejumlah poin penting, seperti; pemerintah berkewajiban untuk meningkatkan SDM masyarakat melalui pelatihan-pelatihan baik wirausaha, kesenian dan promosi serta pemasaran.

Lalu, pemerintah daerah  mendirikan pasar tradisional yang menjual khusus prodak-prodak lokal.

Selanjutnya, Pemerintah memberikan peluang kepada masyarakat lokal  untuk mengelola dan mengembangkan pariwisata.

Ketiga, dari perspekif hukum forum mahasiswa itu merekomendasikan, yakni:  pemerintah daerah  membentuk Badan Promosi Pariwisata Flores.

Lalu, pemerintah membuat perda berkaitan dengan hak-hak masyarakat adat.

Selanjutnya, pemerintah dalam hal ini kementrian pariwisata bersama dinas terkait untuk mendata seluruh lokasi pariwisata dan usaha ekonomi di lokasi tersebut serta menertibkan pengusaha yang tidak terdata.

(Adrianus Aba/VoN)

Manggarai
Previous ArticleKasus Alkes Matim, Tersangka Kristiani Agas Dilakukan Penahanan Kota
Next Article TNK Akan Terapkan Aplikasi CarryMap Observer Bagi Kapal Wisata di Labuan Bajo

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.