Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»DPRD Desak Dinas PK Matim Periksa Kepala SDI Wae Paci
VOX GURU

DPRD Desak Dinas PK Matim Periksa Kepala SDI Wae Paci

By Redaksi16 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD Matim, Mensi Anam (Foto: Facebook Mensi Anam)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-  Anggota DPRD Matim, Frumensius Frederik Anam mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) kabupaten itu segera memeriksa Kepala SDI Wae Paci kecamatan Lamba Leda, Mateus Nabu.

Desakan tersebut menyusul adanya dugaan penyelewengan dan pungutan liar (pungli) dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun anggaran 2015 dan 2016.

“Saya minta kepada dinas P dan K Matim segera lakukan investigasi ke sekolah. Apakah pengaduan orangtua itu benar atau tidak. Tentu diharapkan kepada dinas P dan K harus proporsional, objektif dan netral dalam menyelesaikan hal ini,” tegas Mensi Anam melalui pesan WhatsApp, Rabu (16/08/2017).

Baca: Kepsek SDI Wae Paci Lamba Leda Diduga Lakukan Pungli Dana PIP

Dia juga meminta orangtua murid SDI Wae Paci agar mempercayakan kepada Pemda Matim untuk menyelesaikan masalah dugaan penyelewengan dan pungli dana bantuan PIP tersebut.

“Kalau orangtua murid sudah datang mengadu ke Dinas P dan K serta Inspektorat, maka biarkan mereka yang selesaikan masalah itu,” kata politisi Hanura itu.

Mensi menambahkan, untuk guru-guru SDI Wae Paci diharapkan agar tetap menjalankan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seperti biasa.

“Jangan terganggu dengan masalah ini. Biarkan anak-anak murid bersekolah. Saya sebagai anggota DPRD yang mewakili rakyat Lamba Leda terus memantau perkembangan penyelesaian masalah ini. Lebih cepat lebih baik. Jangan biarkan berkepanjangan situasi yang tidak kondusif ini,” tukas Mensi.

Baca: Kepsek SDI Wae Paci Diduga Selewengkan Dana PIP, Orangtua Murid Mengadu ke Dinas PK Matim

Menurut dia, lingkungan sekolah harus nyaman tanpa ada gangguan terutama dalam menghadapi masalah dugaan penyelewengan dan pungli yang sudah diadukan ke Dinas PK Matim tersebut.

“Karena di situ terjadi transformasi ilmu. Sirkulasi pengetahuan mesti terjadi tanpa gangguan. Saya harap dinas P dan K segera turun tangan. Tentu menjunjung tinggi Asas Praduga Tak Bersalah,” tegas Mensi. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleMerah Putih Berkibar di Bawah Laut Lewotobi
Next Article Jasad Alif Ditemukan di Perairan Pelabuhan Soekarno Ende

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan

29 Juli 2026

Proyek Hotmix Watu Cie-Deno Senilai Rp14 Miliar Diduga Gunakan Material Ilegal, Kontraktor dan Dinas PUPR Bungkam

28 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.