Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Jelang Pilbup TTS, Lakapu ke PKB, Benu-Mella ke Gerindra
NTT NEWS

Jelang Pilbup TTS, Lakapu ke PKB, Benu-Mella ke Gerindra

By Redaksi4 September 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Yohanes Lakapu dan tim saat mendaftar di PKB TTS. (Foto: Paul)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Suhu politik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) TTS Periode 2018-2023 kian memanas. Perebutan pintu Partai sebagai kendaraan politik mewarnai kontestasi tersebut.

Salah satu bakal calon yang tampak serius memperebutkan kursi nomor satu di wilayah cendana itu adalah, Yohanes Lakapu. Dia mendaftarkan diri sebagai bakal calon (Balon) bupati TTS di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten TTS, Sabtu (2/9/2017).

Didampingi ratusan pendukungnya, Lakapu diterima oleh Ketua DPC PKB TTS, Religius Usfunan,SH dan sekretaris DPC, Roy Babys, Melianus Bana dan pengurus PKB lainnya.

Usfunan pada kesempatan itu mengatakan, proses penerimaan pendaftaran balon bupati dan wakil bupati di PKB, merupakan ajang untuk menyeleksi kader-kader potensial yang akan diusung PKB dalam kontestasi Pilbup nanti.

Dia menyadari, PKB yang terdiri dari 5 kursi di DPRD TTS tidak bisa mengusung paket sendiri sehingga membutuhkan koalisi dengan partai lain. Mengenai pasangan balon wabup nantinya akan ditentukan oleh ballon Bupati yang sudah tentu disetujui oleh partai koalisi nanti.

Pandangan yang sama juga dari balon Johanes Lakapu ketika diwawancarai di Sekretariat DPC PKB TTS.

Menurutnya, dia tidak mungkin menentukan sendiri balon wakil bupati yang hendak berpasangan dengannya. Walau dirinya sudah sudah mengantongi 3 nama balon wabup yang hendak dipinangnya, yaitu Uksam Selan, Emilia Nomleny dan David Boymau.

“Tiga nama itu yang saya siapkan untuk menjadi bakal calon wakil saya. Tergantung partai koalisi termasuk PKB TTS untuk memilih ketiga orang tersebut. Semuanya saya serahkan kepada partai-partai koalisi yang akan mendukung saya,” Ujar Yohanes.

Sementara itu, Ketua Panitia Deks Pilkada PKB TTS, Roy Babys menekankan, proses yang dilakukan PKB TTS pada penjaringan balon bupati dan wabup transparan dan bisa dipertanggungjawabkan, baik kepada kandidat maupun kepada masyarakat TTS.

Dengan demikian dia meminta kepada para balon untuk mengikuti seluruh tahapan, dan proses yang berlaku di PKB. Sehingga, siapapun yang akan diusung oleh PKB TTS benar-benar didukung sepenuhnya oleh masyatakat TTS.

Setelah penyerahan berkas pendaftaran balon, kata Roy akan dilanjutkan dengan pemaparan visi dan missi pada tanggal 6-8 September 2017 sebagai rangkaian yang tak terpisahkan dari proses penjaringan balon.

Salah satu balon wabup, Uksam Selan yang turut hadir mendampingi Johanes Lakapu meyakini, dirinya bakal mendampingi Lakapu dalam Pilbub itu.

Keyakinan Uksam tersebut didasari komunikasi antara keluarga besar Selan dan Lakapu yang sudah hampir pasti ada kesepakatan, untuk dirinya berpasangan dengan Johanes Lakapu.

Terpisah, pasangan Bernadus Benu dan Yefta Mella mendaftar di DPC Partai Gerindra TTS sebagai balon bupati dan wabup.

Didampingi keluarga, pasangan ini diterima oleh pengurus Partai Gerindra TTS, Marthen Nenabu Bersama yang lainnya di Sekretariat DPC Partai Gerindra TTS.

Pada kesempatan itu, Benu menegaskan, selain mendaftar di Partai Gerindra, dirinya bersama Yefta Mella juga mendaftar di PKPI.

Saat itu, pasangan ini juga tengah menggalang dukungan dari masyarakat TTS berupa pengumpulan KTP sebagai antisipasi jika kelak tidak mendapatkan Partai pengusung, mereka siap melalui jalur independen.

“Di samping kami mendaftar di partai politik, kami juga tengah mengumpulkan KPT yang sekarang ini sudah mencapai 20.000 dukungan KTP, sebagai persyaratan untuk maju melalu jalur independen,” jelas Benu. (Paul/VoN)

 

TTS
Previous ArticleTambang Pasir Dihentikan, DPRD Matim Didesak Segera Mediasi
Next Article Jumlah Penerima Rastra di Kabupaten TTU Meningkat

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.