Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Dugaan Pungli Dana PIP oleh Kepala SDI Wae Paci Sulit Dibuktikan
VOX GURU

Dugaan Pungli Dana PIP oleh Kepala SDI Wae Paci Sulit Dibuktikan

By Redaksi26 Oktober 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kantor Inspektorat Matim (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Dugaan pungutan liar (pungli) dana PIP tahun 2015 dan 2016 oleh Kepala Sekolah Dasar Inpres (SDI) Wae Paci Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Mateus Nabu sulit dibuktikan.

Orangtua murid sebelumnya melaporkan pada tahun 2015 Kepsek Mateus memungut uang sejumlah Rp 100 ribu dan pada tahun 2016 sebesar 75 ribu.

Kepala Inspektorat Matim, Mikael Kenjuru mengaku pihaknya sulit membuktikan soal dugaan pungli.

“Kalau soal punglinya, itu sulit. Orangtua hanya mengaku tanpa bukti yang jelas. Yang ada pengakuan lepas,” kata Kenjuru kepada VoxNtt.com, Kamis (16/10/2017).

Menjadi sulit pula kata dia, Kepsek Mateus tidak mengakui adanya pungli sebagaimana dilaporkan orangtua siswa tersebut.

“Setidaknya ada bukti yang jelas siapa yang memberi dan siapa yang menerima. Kita pada dasarnya kerja berdasarkan bukti,” tegas Kenjuru.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticlePemkab Mabar Rencana Bangun PRPD di Batu Cermin
Next Article Pemda TTS Dinilai Apatis Soal Pembangunan Bandara Boking

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.