Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»BLK Batal Dibangun, Kadis Nakertrans TTU: Itu Salah Saya
NTT NEWS

BLK Batal Dibangun, Kadis Nakertrans TTU: Itu Salah Saya

By Redaksi7 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis Nakertrans TTU, Bernardinus Totnay. (Foto: Eman Tabean)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten TTU, Bernardinus Totnay mengakui, tertundanya pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) disebabkan oleh kelalaian dirinya.

Pasalnya, tertundanya pembangunan gedung yang awalnya hendak dibangun di sekitaran Km.7, Kelurahan Sasi lantaran dirinya tidak mengoreksi dengan benar hasil input data yang dikerjakan oleh bawahannya.

“Itu kesalahan saya, karena saya tidak koreksi input data dengan baik. Saya siap terima apapun resiko entah mau dinonjob atau mau dimutasi, karena memang itu konsekuensi dari kinerja kerja saya,” jelas Totnay saat diwawancarai VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin (06/11/2017).

Totnay menjelaskan, kesalahan yang menyebabkan BLK tidak jadi dibangun karena ada kesalahan penempatan kode rekening, kode rekening jasa supervisi yang dimana seharusnya melekat pada kode rekening pembangunan BLK.

Namun, yang terjadi malah ditempatkan di administrasi jasa keuangan.

Totnay menambahkan, sebelum dilakukannya sidang perubahan, pihaknya sudah berupaya untuk berkonsultasi ke bagian pembangunan untuk diperbaiki.

Namun, lanjut Totnay, bagian pembangunan menolak untuk dilakukan perbaikan saat itu. Alasannya, masih menunggu untuk dilakukannya sidang perubahan.

“Kita mau bawa ke APBD perubahan juga sama saja, karena penetapannya nanti baru tanggal 14 November. Kita mau lelang saja butuh waktu satu bulan. Jadi, tidak cukup lagi waktunya,”ungkap Totnay.

Lebih lanjut Totnay menjelaskan, meskipun BLK batal dibangun saat ini, pihaknya sudah menyiapkan solusi sementara, dengan mendatangkan instruktur dari Propinsi guna memberikan pelatihan kepada para calon tenaga kerja.

“Kemarin waktu siding, itu pak bupati sempat bilang kalau kepala dinas yang kinerjanya tidak benar ya siap sudah. Jadi, saat ini saya siap untuk hadapi segala resiko karena kelalaian ini,” ungkap Totnay.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni Jehadin

TTU
Previous ArticleKadis Kesehatan Akui Belu Sebagai Daerah Endemis Malaria
Next Article Keberatan Tua Gendang Jawang Soal Pengukuran Tanah Ulayat Sangat Beralasan

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.