Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Umat Paroki Longgo Mabar Gelar Misa untuk Korban Bom di Surabaya
Regional NTT

Umat Paroki Longgo Mabar Gelar Misa untuk Korban Bom di Surabaya

By Redaksi31 Mei 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Umat Paroki Longgo menggelar misa untuk korban bom di Surabaya dan untuk perdamaian dunia
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Umat Paroki Santa Theresia Lisieux Longgo di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT menggelar misa untuk para korban bom bunuh diri di beberapa tempat di Surabaya, Jawa Timur.

Misa yang dikemas dalam perayaan ekaristi kudus ini berlangsung di Gua Maria Wae Lia-Culu, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling, Kamis (31/05/2018). Misa dimulai pukul 16.00 Wita hingga selesai.

Selain mendoakan para korban bom bunuh diri di Surabaya, umat Paroki Longgo juga meminta pertolongan Sang Pencipta bagi perdamaian dunia.

“Untuk saudara-saudari kita, korban teror bom di Surabaya dan berbagai wilayah di Indonesia, juga konflik di Palestina serta berbagai konflik yang melanda dunia akhir-akhir ini,” demikian seruan doa Pastor Paroki Longgo, Pater Marsel Barus, O. Carm mengawali perayaan ekaristi kudus.

Ribuan umat yang tersebar di empat stasi, yaitu stasi Melo, Nggorang, Dalong dan Stasi Wae Moto hadir dalam perayaan tersebut.

Misa untuk perdamaian dunia tersebut diakhiri dengan upacara pembakaran seribu lilin.

Upacara ini dipimpin Pater Jimmy, O. Carm dan didampingi Pater Marsel Barus, O. Carm.

Lantunan doa dan nyanyian disertai pembacaan puisi mengiringi upacara pembakaran lilin tersebut.

 

Penulis: Irvan Kurniawan

Manggarai Barat
Previous ArticleBupati Tote Ajak Masyarakat Matim Lestarikan Budaya Gotong Royong
Next Article Mendagri Sebut Pancasila Diawali dari Kota Ende

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.