Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Sail Komodo
MAHASISWA

Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Sail Komodo

By Redaksi5 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Umum PERMMABAR Kupang, Alexius Easton Ance (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Persatuan Mahasiswa Manggarai Barat (PERMMABAR) Kupang mendesak Kejaksaan Negeri Manggarai Barat agar lebih progresif dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana sail komodo.

Ketua Umum PERMMABAR Kupang, Alexius Easton Ance mengatakan, kegiatan sail komodo yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2012 dan 2013 itu terindikasi merugikan Negara sebesar Rp 38 Miliar.

“Penangan kasus ini mulai dari tahun 2014 dan sampai saat ini belum membuahkan hasil,” kata Alexius kepada VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp-nya, Selasa malam (05/06/2018).

Alexius juga mengecam Kejaksaan Negeri Manggarai Barat karena dalam penanganan kasus dugaan korupsi anggaran kegiatan sail komodo terkesan lamban dan berlarut-larut.

“Penanganan kasus ini, terkesan lamban dan sudah menjadi konsumsi publik yang mengakibatkan adanya keresahan di masyarakat. Kejaksaan tidak boleh abu-abu dalam menangani kasus hukum. Saya juga mengecam Kejaksaan yang hanya menyebarkan sebuah wacana tanpa kepastian hukum,” tegasnya.

Baca Juga: Deklarasi PERMMABAR Kupang Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila

Dia mengatakan, berdasarkan informasi yang diberitakan dari berbagai media massa bahwa Kejaksaan Negeri Manggarai Barat akan mengumumkan calon tersangka dalam kasus ini, sebelum lebaran 15 Juni mendatang.

“Oleh karena itu saya menyatakan apabila sampai pada tanggal yang ditetapkan oleh Kejaksaan tidak ada kepastian, maka saya akan melayangkan petisi mosi tidak percaya terhadap lembaga Kejaksaan Negeri Manggarai Barat melalui Kejaksaan Negeri Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dan kami akan siap turun ke jalan apabila tuntutan kami tidak diindahkan. Kami akan tetap kawal progres penanganan kasus ini,” tutup Aktivis PMKRI Cabang Kupang itu.

 

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Adrianus Aba

Kota Kupang Manggarai Barat
Previous ArticleJelang Idul Fitri, Ini Seruan Perdamaian dari Perbatasan
Next Article DPRD Matim Diminta Monitoring Pengelolaan Dana Desa

Related Posts

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026
Terkini

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.