Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Fraksi PAN Sebut Apatis Soal Kisruh Guru THL, Begini Respon Bupati Tote
VOX GURU

Fraksi PAN Sebut Apatis Soal Kisruh Guru THL, Begini Respon Bupati Tote

By Redaksi22 Juni 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Yoseph Tote, Bupati Manggarai Timur (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Bupati Manggarai Timur (Matim, Yoseph Tote menanggapi soratan Fraksi PAN DPRD yang menyebut dirinya apatis dalam menyikapi kisruh guru THL.

Jawaban Bupati Tote itu tertuang dalam dokumen jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Matim atas empat buah Ranperda masa sidang II yang salinannya diterima VoxNtt.com, Jumat (22/06/2018).

Baca Juga: Gaji Guru THL Dipotong, Fraksi PAN Sebut Pemkab Matim Apatis

Dia menjelaskan terkait rekomendasi Komisi C terhadap penurunan gaji THL pendidik dan tenaga kependidikan dari Rp 1.250.000 menjadi Rp 700.000/bulan sama dengan guru Bosda, merupakan hasil pertimbangan bahwa keduanya melaksanakan tupoksi yang sama dan dibiayai sumber dana yang sama pula.

Pemerintah akan terus mengupayakan untuk mengurangi kesenjangan yang terjadi antara gaji THL pendidik dan tenaga kependidikan dengan melakukan penyesuaian berdasarkan upah minimum regional yang berlaku.

Upaya tersebut tentu saja bertujuan agar tidak lagi terjadi permasalahan yang sama di kemudian hari.

“Hal ini tentunya akan menjadi perhatian dan pertimbangan kita bersama ke depannya, agar apabila kemampuan keuangan daerah telah mencukupi akan dilakukan perhitungan kembali terkait hal ini,” jelas Bupati Tote.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

 

 

 

Manggarai Timur
Previous ArticlePlt Bupati Ngada Resmikan Puskesmas Boba
Next Article Plt Sekda Matim Ajak Masyarakat Tidak Golput

Related Posts

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum untuk Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026
Terkini

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.