Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Satarmese Ditemukan Istrinya Tewas Gantung Diri
Regional NTT

Warga Satarmese Ditemukan Istrinya Tewas Gantung Diri

By Redaksi27 Juli 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi bunuh diri (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Nasib naas menimpa Marselus Dosa (52 tahun).

Warga asal Kampung Golo Cala, Desa Umung, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai ini ditemukan tewas gantung diri di belakang rumahnya, Jumat (27/07/2018).

Kasat Reskrim Polres Manggarai, AKP Wira Satria Yudha mengungkapkan, Marselus tewas dengan cara menggantung diri dengan tali nilon di sebuah cabang pohon sirsak belakang rumahnya sekitar pukul 04.30 Wita.

Menurut dia, pertama kali korban ditemukan gantung diri oleh istrinya, Martina Naut.

Sesaat sebelum ditemukan, Martina tidak melihat suminya di atas tempat tidur.

Martina kemudian pergi keluar rumah untuk mencari korban.

Setelah dilakukan pencarian di keliling rumah, Martina melihat korban dalam keadaan tergantung di cabang pohon sirsak.

Melihat hal tersebut lantas Martina langsung menuju rumah Agustinus Arut tetangga mereka untuk meminta pertolongan.

“Bahwa korban selama ini menderita sakit mata yaitu tidak dapat melihat jika siang hari dan pada malam hari korban bisa melihat. Korban pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan menggunkan obat hama, tetapi sempat dicegat oleh istrinya,” kata Yudha saat dihubungi VoxNtt.com, Jumat sore.

Dia menceritakan, Jumat sekitar pukul 16.00 Wita Kapolsek Satarmese menerima laporan melalui telepon dari Sekretaris Desa Umung tentang adanya kasus bunuh diri.

Kemudian pada pukul 07.00 Wita di tempat kejadian perkara (TKP), Polisi memukan korban dalam keadaan tergantung.

Kata Yudha, Polisi selanjutnya melakukan olah TKP dan menurunkan korban dengan dibantu pihak keluarga.

Setelah diturunkan, jasad korban dibawa ke Puskesmas Ponggeok dan diperiksa oleh dr.
Carlo.

Yudha mengatakan, dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik di tubuh korban.

“Setelah ditanyakan kepada keluarga korban bahwa keluarga korban menerima dengan iklas kepergian korban dan menolak untuk dilkukan autopsi,” kata Yudha.

Kemudian, jenazah korban diserahkan kepada keluarga dan langsung diterima oleh istrinya Martina Naut.

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleKemendesa Apresiasi Bumdes Boru Kedang Flotim
Next Article Polisi Heru Beri Bantuan Sembako untuk Warga yang Lumpuh

Related Posts

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.