Bupati Manggarai Deno Kamelus dan Wakil Bupati Viktor Madur (Foto: Dok. Adrianus Aba)

Ruteng, Vox NTT- Pemerintah Kabupaten Manggarai melaporkan hingga kini sudah sebanyak 21 tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual beli barang atau pasar.

Ke-21 pasar tersebut tersebar di Sembilan kecamatan yang ada di kabupaten itu.

Hal itu tertuang dalam pidato pengantar Bupati Manggarai Deno Kamelus, tentang laporan keterangan pertanggungjawaban tahun anggaran 2017.

Bupati Deno membacakannya saat rapat paripurna di DPRD Manggarai pada 25 April 2018 lalu.

Menurut dia, hingga kini total pedagang yang tersebar di-21 pasar tersebut sudah tercatat 1.694 orang.

Deno menjelaskan, kontribusi sektor perdagangan terhadap PDRB Kabupaten Manggarai atas harga berlaku sebesar Rp 327.204,5 atau sebesar 8,93 persen dari total PDRB.

Saat ini PDRB Kabupaten Manggarai sebesar Rp 3.663.973,1.

Dalam LKPJ itu juga dijelaskan, Pemkab Manggarai terus mendorong pertumbuhan koperasi di tengah masyarakat.

Hal ini untuk memudahkan akses masyarakat kepada sumber-sumber keuangan dan permodalan, sehingga tidak terjebak pada ekonomi ijon dan rentenir.

Namun demikian, Bupati Deno mengaku, pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk berkoperasi masih sangat rendah, walau cendrung terus naik.

Dia melaporkan, total koperasi dan pra koperasi tahun 2016 sebanyak 269. Tahun 2017 meningkat 8 koperasi dan pra koperasi aktif.

 

Penulis: Adrianus Aba