Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Eki Akan Lapor Rensi Ambang ke Polisi
Regional NTT

Eki Akan Lapor Rensi Ambang ke Polisi

By Redaksi26 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Screenshot video dugaan penganiayaan terhadap Melkior
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Video yang disiarkan langsung oleh akun Facebook Chantika Alva Ambang pada Kamis (23/8/2018) menghebohkan hampir seluruh masyarakat Manggarai, Flores, NTT.

Siaran langsung yang berdurasi 11 menit 18 detik ini menayangkan dugaan tindakan kekerasaan yang dilakukan penyanyi lokal Manggarai, Rensi Ambang (RA) terhadap Melkior Marseden Semahu alias Eki (27).

Dalam video tersebut, Eki yang berada di kediaman RA, Kelurahan Waso, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai mendapat pukulan di bagian kepala dan wajah. Tampak RA melampiaskan kemarahannya karena ulah Eki yang disebut mengganggu istrinya.

Tak puas dengan itu, RA juga menyuruh isteri dan anaknya untuk ikut memukul Eki.

Eki Akan Lapor RA

Tak terima dirinya dipukul dan merasa dirugikan, Eki berjanji akan melaporkan tindakan  RA ke Polres Manggarai. Hal ini diungkapkan Eki saat dihubungi VoxNtt.com, Minggu (26/08/2018).

Eki menceritakan dirinya tidak bermaksud mengganggu isteri RA. Dirinya hanya meminta untuk saling tukar no Hp.

Dia juga mengaku tidak pernah menelpon istri RA dan hanya menjalin komunikasi lewat Messanger Facebook.

“Pesan Messanger isinya seperti yang sekarang sedang viral di media sosial,” ungkap Eki.

Pada saat kejadian pemukulan itu ditayangkan, Eki mengisahkan, dirinya sengaja hadir ke rumah RA untuk memenuhi undangan guna menyelesaikan masalah tersebut.

RA menelpon Eki untuk menyuruh datang ke rumahnya pada tanggal 22 Agustus 2018.

Namun pada saat itu Eki yang masih berada di Labuan Bajo tidak bisa hadir karena tidak memiliki kendaraan. Eki berjanji untuk pergi ke rumah RA pada 23 Agustus 2018.

Kehadirannya di rumah RA untuk meminta maaf secara adat Manggarai. Karena itu sebelum ke rumah RA, dia membeli sebotol bir dan rokok sebagai ungkapan maaf.

Namun sesampainya di rumah RA, Eki langsung mendapat respon negatif dan perlakuan kasar seperti yang terjadi di dalam video itu.

Eki berjanji akan melaporkan tindakan yang dilakukan RA ke Polres Manggarai, Senin (27/08/2018).

Penulis: Sello Jome

Editor: Irvan K

Manggarai Barat
Previous ArticleKasus Persekusi Masih Jadi PR Wali Kota Kupang
Next Article Ahang: Kasus Rensi Ambang dan Eki Sebaiknya Diurus Secara Adat

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.