Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek “Siluman” di Aeramo Diduga Milik Oknum Pegawai Dinas PUPR Nagekeo
Regional NTT

Proyek “Siluman” di Aeramo Diduga Milik Oknum Pegawai Dinas PUPR Nagekeo

By Redaksi19 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proyek pembukaan jalan baru Lego-Malakajuwau di Desa Aeramo yang sudah dikerjakan tanpa rekanan, sebelum penetapan APBD Perubahan 2018. Anggarannya baru muncul pada APBD Perubahan 2018 (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Proyek pembukaan jalan baru Lego-Malakajuwau di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa diduga milik oknum pegawai di Dinas PUPR Nagekeo.

Oknum tersebut diduga Kasubag Evaluasi dan Pelaporan Dinas PUPR Nagekeo.

Proyek pembukaan jalan baru Lego-Malakajuwau sebelumnya dikerjakan dengan menggunakan alat berat dari Dinas PUPR Nagekeo.

Alat berat itu diduga difasilitasi dan biayai oleh Kasubag Evaluasi dan Pelaporan Dinas PUPR Nagekeo.

Anggota kelompok Malakajuwau yang enggan nama dimediakan mengatakan, jalan kurang lebih 1 KM itu telah selesai dikerjakan pada awal Oktober 2018.

“Alat yang dikerjakan itu milik PUPR yang kami minta bantuan lewat pak Kasmir (Oknum pada Dinas PUPR). Karena sudah bantu kami, ya kami berikan tempat untuk buka jalan,” kata sumber itu saat ditemui VoxNtt.com, Jumat (19/10/2018).

Ia mengaku tidak mengetahui nominasi dana yang digunakan untuk pembukaan jalan baru Lego-Malakajuwau.

“Kebetulan kita ingin buka jalan, kita coba komunikasi dengan orang-orang di PUPR. Ternyata komunikasi itu terjawab, sehingga jalan itu kita bisa buka. Soal dana kami tidak tahu. Itu urusan mereka. Kami hanya butuh buka jalan itu,” ujarnya.

Untuk diketahui, pembukaan jalan baru itu telah selesai dikerjakan sebelum penetapan APBD Perubahan 2018.

Padahal anggarannya sebesar Rp 200.000 baru ada dalam DPA APBD Perubahan tahun 2018.

Sementara Kasubag Evaluasi dan Pelaporan pada Dinas PUPR Nagekeo Kasmir yang diduga bermain proyek pada pembukaan jalan baru itu ketika dikonfirmasi enggan berkomentar banyak.

“Saya sama sekali tidak pernah bermain proyek. Dan isu itu tidak benar bahwa itu proyek saya,” bantahnya.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Dinas PUPR Nagekeo Nagekeo
Previous ArticleUskup Maumere Diharapkan Mampu Atasi Masalah Sosial-Ekonomi Umat
Next Article Kejari TTU Gencar Masuk Sekolah untuk Sosialisasi Hukum

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.