Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Warga di Mbay Keluhkan Pengembalian Uang dengan Permen
Ekbis

Warga di Mbay Keluhkan Pengembalian Uang dengan Permen

By Redaksi4 Januari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Hamas.co)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Sejumlah konsumen di Kota Mbay mengeluhkan ulah para pedagang yang mengembalikan uang belanjaan menggunakan permen.

Hal itu dialami oleh Yohan Bosko salah seorang konsumen yang hendak membeli pulsa di salah satu konter samping Bank NTT Cabang Mbay.

Yohan membeli pulsa 5.000 seharga Rp 7.000 dengan membawa uang Rp 10.000.

Saat menerima uang kembali, pelayan konter malah memberikan uang lembaran Rp 2.000, serta permen tiga buah. Seharusnya pengembalian Rp 3.000.

Kepada VoxNtt.com, Rabu (02/01/2019) pagi, Yohan mengaku, kesal dengan aksi yang dilakukan oleh pemilik konter itu.

Menurut dia, kejadian pengembalian uang menggunakan permen bukan baru pertama terjadi, tetapi sudah berulang ulang kali.

Sementara Bank Indonesia telah mengeluarkan regulasi yang intinya melarang pengembalian uang menggunakan barang. Sebab, barang bukan mata uang rupiah yang diakui oleh Negara.

“Saya sempat tanya ke pelayan konter itu, kenapa uang kembali kasih pakai permen jawab dia uang kecil tidak ada. Kalau uang kecil tidak ada itu bukan urusan saya,” tandas Yohan.

Ia menjelaskan, saat itu pengembalian uang menggunakan permen bukan hanya terjadi pada dirinya, tetapi juga dialami oleh konsumen lain.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleKurang Diperhatikan Pemda Nagekeo, Warga Danga Blokir Jalan
Next Article Rumah Warga Kota Mbay Terendam Banjir

Related Posts

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.