Kegiatan bakti sosial di jalan Ruteng-Iteng (Foto: Dok. Humas Polres Manggarai)

Ruteng, Vox NTT- Sejumlah anggota Polsek Satarmese ikut dalam kegiatan bakti sosial di jalan Ruteng-Iteng, Selasa (22/1/2019).

Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu mengatakan, selain anggota Polsek Satarmese, bakti sosial di jalan menuju Manggarai bagian selatan ini juga melibatkan Babinsa dari Koramil Iteng, unsur Pemerintah Kecamatan, serta masyarakat.

Kata dia, bakti sosial berupa perbaikan, terutama di ruas jalan Golo Lusang sampai Golo Cala.

Menurut Daniel, kegiatan perbaikan jalan dipimpin langsung oleh Camat Satarmese Damianus Arjo, Kapolsek Satarmese Iptu Gabriel M. Taek, dan Danramil Iteng Pelda Fernando.

“Giat perbaikan jalan Golo Lusang sampai Golo Cala sejauh 12 km dilakukan bersama oleh Pemerintah Kecamatan Satarmese, Polsek Satamese, Koramil 1612-07 Iteng bersama masyarakat dari 19 Desa sekecamatan Satarmese,” katanya.

Perbaikan jalan tersebut, kata dia, merupakan kegiatan bakti sosial bersama dengan menggunakan peralatan manual seperti sekop dan linggis.

Mereka menata ulang jalan-jalan yang rusak dan berlubang.

Selain perbaikan jalan, mereka melakukan penggalian drainase/got sepanjang jalan Ruteng-Iteng.

“Giat perbaikan dilakukan dengan cara tambal sulam yakni menggali dan menata ulang, serta menutupi jalan yang berlubang dengan menggunakan bebatuan, kemudian dicor dengan menggunakan campuran pasir dan semen,” terang Daniel.

Bagi Peran

Menurut Daniel, warga dari 19 desa di Kecamatan Satarmese yang terlibat dalam proses perbaikan tersebut masing-masing bertanggung jawab atas lokasi sasaran yang telah dibagi.

Masyarakat dari 19 desa, kata Daniel, sangat antusias dalam pengerjaan tersebut.

Sebagian masyarakat yang desanya berjarak puluhan kilometer dari lokasi perbaikan, bahkan membawa perlengkapan memasak dan logistik.

Mereka juga meminta rumah penduduk yang berdekatan dengan lokasi kegiatan untuk dijadikan tempat beristirahat.

“Kendaraan-kendaraan roda 4 dan 6 milik masyarakat juga dilibatkan untuk mengangkut para pekerja dari masing-masing desa, serta untuk mengangkut bahan material seperti batu dan pasir secara gratis,” kata Daniel.

“Giat direncanakan sampai dengan tanggal 26 Januari 2018,” sambung dia.

Daniel menginformasikan, untuk sementara ruas jalan Ruteng-Iteng ditutup sampai dengan tanggal 26 Januari 2019 mendatang.

Kendaraan yang akan menuju Ruteng dari Iteng ataupun sebaliknya dialihkan ke jalur Ruteng-Simpang Cumbi-Golo Cala.

”Dilaporkan sebelumnya bahwa jalan penghubung Ruteg-Iteng mengalami rusak berat, khususnya pada beberapa titik sepanjang hutan lindung Golo Lusang. Tidak ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Manggarai maupun Pemerintah Provinsi,” kata Daniel.

Menurut dia, isu tentang ketidakpastian status jalan tersebut membuat masyarakat secara suka rela memperbaiki jalan Ruteng-Iteng.

”Giat hari ke-2 dari 6 hari yang direncanakan berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” tutup Daniel.

Penulis: Ardy Abba