Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»KM AWU Terbakar, Pelni Ende: Insiden Ini Biasa Saja Karena Lagi Dock
NTT NEWS

KM AWU Terbakar, Pelni Ende: Insiden Ini Biasa Saja Karena Lagi Dock

By Redaksi27 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala PT Pelni Cabang Ende, Suyatno saat dikonfirmasi wartawan terkait peristiwa kebakaran KM Awu (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kepala PT Pelni Cabang Ende, Suyatno menegaskan, insiden kebakaran KM Awu di Galangan Janata Marina Indah (JMI) unit 1, Kawasan Pelabuan Tanjung Emas, Semarang pada Senin (25/03/2019) petang merupakan hal yang biasa.

Ia mengatakan itu karena peristiwa kebakaran tidak terjadi saat sedang pelayaran melainkan saat masa perbaikan rutin tahunan atau dock.

“Insiden ini biasa aja, karena lagi dock atau perbaikan. Jadi, itu tidak masalah,” ucap Suyatno kepada wartawan di Ende, Rabu (27/3/2019).

Ia menuturkan, insiden itu tidak memberi dampak buruk terhadap masyakarat atau para penumpang. Sebab, saat peristiwa berlangsung kapal buatan Jerman itu sedang dalam keadaan dock.

“Kan, gak ada penumpang tu. Awak kapal juga gak ada karena lagi dock,” kata dia lantas menegaskan tak ada yang luar biasa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Suyatno menyatakan, KM Awu terakhir berorasi di Ende, NTT pada 9 Maret lalu. Informasi bahwa kapal tersebut akan masuk masa perbaikan pun sudah diumumkan kepada masyarakat.

Sehingga Suyanto kembali menegaskan bahwa insiden yang terjadi di Semarang sama sekali tidak memengaruhi animo penumpang.

“Kan, saya bilang tadi biasanya dock ini selama satu bulan. Sebetulnya kapal itu tidak masalah. Setahun sekali memang wajib naik dock,” ucap dia.

Ia memastikan bahwa masa akhir perbaikan kapal akan sedikit bergeser karena terjadi kebakaran tersebut.

Sehingga, diimbau agar masyarakat tidak terlalu cemas terhadap insiden tersebut.

Diketahui, kebakaran terjadi berawal dari lantai enam kapal. Peristiwa itu sempat menyulitkan petugas pemadaman untuk memadamkan api.

Tak lama kemudian, api berhasil dipadamkan petugas dengan bantuan sembilan mobil pemadam kebakaran.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende KM AWU
Previous ArticleSMKN 1 Welak Gelar UNBK Perdana
Next Article Minta Tambahan Keterangan, Polisi Periksa Lagi Empat Kadis di Nagekeo

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.