Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Hilang dari Rumah, Orang Tua CTKI Shok Temukan Anaknya di Bandara Eltari
HEADLINE

Hilang dari Rumah, Orang Tua CTKI Shok Temukan Anaknya di Bandara Eltari

By Redaksi9 April 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kedua CTKI usia milenial yang dicekal di bandara Eltari Kupang Selasa 9 April 2019. (Foto: Ronis/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT–Dua Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) dengan alamat KTP Jiwuwu, Sabu Tengah, Kabupaten Sabu Raijua dicekal Satgas Human Trafficking saat hendak berangkat ke Medan melalui Bandara Eltari, Kupang.

Keduanya dicekal pada Selasa (09/04/2019) pukul 10.20 Wita di pintu check in Bandara El Tari. Mereka hendak berangkat dengan rute penerbangan Kupang-Surabaya-Medan via Lion Air 695.

Volkes Nanis, salah satu petugas Satgas menjelaskan, calon tenaga kerja yang dicekal tersebut bernama Marselina Lulu Wadu (20) dan Anita Djapa Heo (20).

“Saat diinterogasi kedua calon tenaga kerja tersebut mengaku ke Medan untuk bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT),” tutur Volkes.

Kedua CTKI tersebut direkrut oleh JIO yang beralamat di Oeba, Kota kupang. Mereka kemudian diantar oleh temannya JIO ke Bandara El Tari Selasa pagi.

Lanjut Volkes, kedua perempuan usia milenial ini hendak dikirim ke PT. NTT (NUASA TOBA TIMUR) yang beralamat di Jln. Pukat II No.45 C, Bantan Timur,Tembung Medan. Uang perjalanan mereka ditanggung oleh PT. NTT.

Hilang dari Rumah

Saat diinterogasi petugas, keduanya mengaku perjalanan ke Medan telah mendapat restu orang tua.

Namun ternyata alasan ini cuma jadi modus agar bisa lolos dari cekalan petugas.

Setelah mengetahui anaknya dicekal, orang tua Marselina, Bendelina Nara Dila bergegas ke bandara Eltari dan langsung menuju pos Satgas.

“Saat menemukan anak mereka, orang tua sangat emosi dan shok berat,” tutur Volkes.

Bendelina sendiri beralamat di Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja-Kupang. Ia mengaku anaknya sudah menghilang dari rumah sejak kemarin malam.

Bendelina mengaku sudah mencari kemana-mana namun tidak berhasil menemukan anaknya.

“Ke pelabuhan sudah. Ini anak keluar dari rumah siang sampai malam. Terakhir saya tahu sudah kena tahan di Bandara karena surat-surat tidak lengkap”, jelas Bendelina.

Bendelina juga berusaha menghubungi jasa pengiriman TKI namun belum direspon.

“Anak saya pengirim sapa. Surat tidak lengkap. Saya telepon-telepon suruh dia ketemu saya”, tegasnya.

Saat ini dua CTKI tersebut telah dipulangkan ke rumahnya. Sementara mengenai alamat KTP yang berbeda dengan alamat orang tua mereka, masih ditelusuri lebih lanjut oleh VoxNtt.com.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Irvan K

Kota Kupang Satgas HumanTrafficking TKI NTT
Previous ArticlePanwas Mollsel Sesalkan Banyak Saksi Parpol Tak Hadiri Bimtek
Next Article Perawat Diarahkan Dukung Caleg Tertentu, Begini Respon Kadis Kesehatan Manggarai

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.