Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Infografik: Potensi Desa di NTT
HEADLINE

Infografik: Potensi Desa di NTT

By Redaksi27 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi desa (Foto: istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Berdasarkan hasil Podes 2018, tercatat 3.353 wilayah administrasi pemerintahan setingkat desa yang terdiri dari 3.048 desa dan 305 kelurahan.

Podes juga mencatat sebanyak 309 kecamatan dan 22 kabupaten/kota.

BPS kemudian melakukan penghitungan Indeks Pembangunan Desa (IPD) yang menunjukkan tingkat perkembangan desa dengan kategori tertinggal, berkembang, dan mandiri.

Semakin tinggi IPD menunjukkan semakin mandiri desa tersebut. Jumlah desa tertinggal 1.094 (35,89 persen), desa berkembang 1.945 (63,81 persen), dan desa mandiri 9 (0,30 persen).

Kios Rakyat, salah satu unit usaha BUMDes Desa Oelfatu, Kab Kupang (Foto: Sandry Hayon/VoxNtt.com)

Rata-rata IPD untuk Dimensi Transportasi 81,79, Dimensi Penyelenggaraan Pemerintahan 74,14, Dimensi Pelayanan Dasar 49,54, Dimensi Pelayanan Umum 42,77, dan Dimensi Kondisi Infrastruktur 28,96.

Pada tahun 2018 telah ada 1.031 desa/kelurahan yang memiliki produk unggulan.

Produk unggulan ini ada dua macam, yaitu produk makanan dan produk nonmakanan.

Unit usaha bengkel motor “GP” milik Desa Golo Pua, Manggarai Barat, NTT (Foto: Dok. Change’O)

Ada sebanyak 488 desa/kelurahan yang hanya memiliki produk unggulan makanan, sementara ada 236 desa/kelurahan yang hanya memiliki produk unggulan non-makanan.

Akan tetapi tidak menutup kemungkinan desa/kelurahan memiliki 2 macam produk unggulan tersebut, seperti yang terjadi pada 307 desa/kelurahan.

Lebih jauh lagi, ternyata ada 55 desa/kelurahan memiliki produk unggulan yang telah diekspor keluar negeri. (VoN)

Desa
Previous ArticleLanga Youth Day Tampilkan Khazanah Adat
Next Article Geliat Ekonomi Desa di NTT Meningkat, 55 Desa Ekspor Produk Unggulan

Related Posts

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.