Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN»Pendadaran Anggota Baru, THS-THM Keuskupan Ruteng Harus Jadi Garam dan Terang
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Pendadaran Anggota Baru, THS-THM Keuskupan Ruteng Harus Jadi Garam dan Terang

By Redaksi1 Juli 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Organisasi Pencak Pendidikan Katolik Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Distrik Keuskupan Menjalakan kegiatan pendaran 206 anggota di Seminari Pius XII Kisol. Kegiatan berlangsung 4 hari sejak tanggal 27 Juni 2019. (Foto: Dok THS/THM)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-Organisasi Pencak Pendidikan Katolik Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Distrik Keuskupan menjalankan kegiatan pendadaran 206 anggota di Seminari Pius XII Kisol, Manggarai Timur.

Kegiatan yang berlangsuang selama 4 hari sejak tanggal 27 Juni 2019 ini, melibatkan beberapa komunitas pelatihan THS-THM yang ada di Keuskupan Ruteng. 

Kris Anggur selaku pembina THS-THM Distrik Ruteng mengatakan, kegitan pendadaran THS-THM bertujuan untuk membentuk mental dan kepribadian seseorang.

“Mereka dibina dan dibentuk dalam empat hari ini. Hal ini dibalut dengan metode dramatisasi dan terapi kejutan kepada peserta. Tujuannya untuk membentuk mental dan kepribadian seseorang menjadi pribadi yang kuat dan rendah hati,” jelasnya.

Selanjutnya, Kris melihat 2 hal penting dalam pembentukan anggota THS-THM.

Pertama, mendalami pencak silat. Dalam pencak silat, ada tiga nilai yang ada di dalamnya yaitu olah fisik (biraga), Gerakan berirama (birama), dan meditasi (birasa).

Kedua, memahami dan mendalami spiritualitas kristiani.  Bidang ini mencakup pemahaman kitab suci, meditasi, puasa, pangakuan dosa, dan ekaristi. 

Dalam misa pelantikan sebagai puncak kegaiatan pendadaran, Romo Risno Maden,Pr selaku Ketua Distrik THS-THM Keuskupan Ruteng meminta peserta untuk bisa menjadi murid Kristus dalam dalam dunia zaman sekarang. 

“Tugas anda adalah menjadi saksi Kristus dalam dunia zaman sekarang. Anda dipanggil untuk meneruskan tugas dan misi Tuhan yakni menjadi garam dan terang dunia” ungkap Romo Risno Maden dalam misa pelantikan angota baru THS-THM di kapela Seminari Kisol, Minggu (30/06/2019).

Romo Risno juga mengingatkan calon anggota untuk bisa menjadi pribadi yang membawa perubahan dalam hidup.

”Setelah ini, anda mesti berubah. Jika sebelumnya menjadi pemalas, maka setelah pendadaran anda mesti menjadi pribadi yang rajin. Jika sebelumnya anda kurang displin dalam hidup, maka setelah kegiatan ini anda diminta untuk bisa menjadi pribadi yang rajin,” kata Romo Risno.

Sementara itu, Romo  Marsel Zosimus Erot,Pr selaku moderator THS-THM Keuskupan Ruteng mengingatkan seluruh anggota THS-THM untuk bisa mengamalkan kebajikan THS-THM dalam kehidupan sehari-hari. 

“Pencak Silat ini adalah  Pencak Silat Pendidikan Katolik. Kita semua dibentuk dan dididik dalam organisasi ini sebagai mana tujun dasar  dari organisasi. Kita terus dibentuk sesuai denagn nilai-nilai yang ada di dalam THS-THM. Nilai-nilai itupun mesti manyata dalam tindakan sehari-hari,” ungkapnya.

Lebih lanjut Romo  Zosi Erot meminta senior THS-THM untuk selalu ikut ambil bagain dalam seluruh kegiatan THS-THM. Hal ini penting, kata Romo Zosi untuk membangun kebersamaan sesama anggota. 

“Belajarlah pada seniormu yang sudah tua. Mereka setia mengikuti dan mengambil bagian dalam kegaiata pendadaran. Karena itu tahun depan dan selanjutnya para senior perlu mengambil bagian dalam kegaiatan bersama,” kata Romo Zosi Erot. 

Fransiskan A. Dewi sebagai Anggota THS-THM yang dilantik mengaku bahagia dan bangga dengan kegiatan ini.

“ Ini tentu menyenangkan. Moment yang sungguh berharga dan membahagiakan. Kami dilantik dalam sebuah perayaan Ekaristi seperti ini. Kami tentu akan berusaha menjalankan tugas mulia sebagai anggota THS-THm dalam kehidupan sehari-hari , khususnya di Paroki Iteng,” ungkap Dewi.

Kontributor: Arnol Jemadu

Editor: Irvan K

Manggarai THS-THM
Previous ArticleAntologi Puisi Martinus Meli
Next Article 2.149 Hotel Tersebar di 22 Kabupaten/Kota di NTT

Related Posts

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.