Seluruh panitia terus melakukan konsolidasi jelang Event Internasional Boxing Tournament (IBT) Piala Presiden yang Ke 23 (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
alterntif text

Labuan Bajo, Vox NTT- Internasional Boxing Tournament (IBT) Piala Presiden yang ke-23 akan digelar di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), NTT pada tanggal 22-28 Juli 2019. Kegiatan ini diikuti para petinju dari 30 Negara.

Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tinju Amatir (Pertina), Brigjen Pol Jhony Asadoma, mengatakan 30 negara sudah dipastikan mengikuti IBT ini.

“Semua Negara sudah mengirimkan petinju mereka,” ungkap Jhony saat melakukan rapat konsolidasi di Lapangan Gorontalo, Jumat (18/07/2019) malam.

Jhony menjelaskan, total keseluruhan petinju yang ikut bertarung dari 30 Negara tersebut sejumlah 300 orang.

Jelang event besar ini kata Jhony, semua panitia telah bekerja secara efektif dan terus melakukan pemantapan.

“Rapat dan evaluasi panitia ini terus dilakukan untuk memastikan semua persiapan menjelang acara akbar pertandingan tinju internasional ini berjalan baik dan lancar,” tegas Jhony.

alterntif text

Jhony menambahkan persiapan tinju ini harus ditata sebaik mungkin. Hal ini penting kata dia, mengingat penyelenggaraan turnamen tinju yang baru pertama kali dilaksanakan di Labuan Bajo, levelnya langsung internasional.

“Karena itu, persiapannya harus cermat dan matang. Jangan sampai ada urusan-urusan yang terlupakan. Yang perlu dipahami bahwa turnamen tinju yang diselenggarakan di Labuan Bajo ini levelnya langsung internasional. Karena itu persiapannya tidak boleh main-main,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Panitia IBT AKBP Julisa Kusumowardono meminta agar semua panitia harus lebih aktif berkomunikasi.

“Apabila ada kendala, segera disampaikan agar dicarikan solusinya,” pintanya.

Menurut Julisa, kunci kesuksesan kerja sebagai panitia salah satunya komunikasi. Apapun kekurangan kata dia, agar segera diinformasikan secepat mungkin, baik melalui Ketua Panitia maupun melalui sarana komunikasi seperti WhatsApp group.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba