Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Selain Mikhael Badeoda, Ini Tiga Nama yang Diusul Demokrat Jadi Wabup Ende
Pilkada

Selain Mikhael Badeoda, Ini Tiga Nama yang Diusul Demokrat Jadi Wabup Ende

By Redaksi25 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lambang Partai Demokrat
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Partai Demokrat mengusul empat nama calon untuk mengisi jabatan sebagai wakil bupati (wabup) Ende periode 2019-2024. 

Hal ini diungkapkan Bendahara Umum Partai Demokrat Ende J.F. Nogor Lama Mana kepada wartawan di Ende, Rabu (24/07/2019) pagi.

“Ada empat nama yang kita usulkan, dua dari Partai Demokrat dan dua dari luar,” ucap Nogor.

Ia menyebutkan dua nama calon dari Partai Demokrat ialah Mikhael Badeoda dan Philipus Kami. Kedua calon itu, kata dia, telah teruji dan memiliki kemampuan untuk mendampingi H. Djafar H. Achmad.

“Kedua itu merupakan kader Demokrat. Demokrat juga sebagai partai pendukung yang secara bersama-sama memenangkan Paket Marsel-Djafar pada Pilkada kali lalu. Dan kami kira kedua politisi ini bisa kami usulkan,” katanya.

Nogor juga mengusulkan calon lain yang diusulkan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut. Mereka adalah Abdul Kadir Musa Basa dan dr. Dominikus Mere.

Kedua figur itu, kata Nogor, memiliki kompetensi yang mumpuni mendampingi Djafar Achmad sebagai wakil bupati Ende.

“Jadi, sekali lagi ada empat nama itu. Mereka ada adalah figur yang cocok untuk bisa membangun masyarakat Kabupaten Ende lebih sejahtera,” tegas Nogor.

Selain Demokrat, bursa pengisian jabatan Wakil Bupati Djafar Achmad yang akan menjabat sebagai Bupati Ende pasca meninggalnya Marselinus Y.W. Petu pada 26 Mei lalu ramai dibahas.

Melalui media sosial, ada beberapa nama yang disodorkan baik dari partai maupun non partai. PDIP mengusulkan Fransiskus Taso dan Yustinus Sani dan Partai Golkar mengusulkan Maria Margaretha Sigasare dan Herman Yosef Wadhi.

Selain itu, ada beberapa nama dari non partai yakni dr. Agustinus G. Ngasu, Lory Gadi Djou dan dr. Dominikus Mere.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Demokrat Ende
Previous ArticleKementerian Agama RI Pantau PMB STAKN Kupang
Next Article Bertemu di Atambua, Para Uskup Bahas Persoalan Migran Perantau

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Reses di Kuwu, Lexy Armanjaya Dorong Warga Manfaatkan Lahan Kosong untuk Pertanian Produktif

26 Februari 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.