Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Demo Tolak UU, Mahasiswa di Ende Bentang Bendera Raksasa
MAHASISWA

Demo Tolak UU, Mahasiswa di Ende Bentang Bendera Raksasa

By Redaksi27 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para mahasiswa di Ende sedang mengusung bendera raksasa dalam aksi protes terhadap pengesahan UU KPK (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende bersama Ende Curva Sud (ECS) menggelar unjuk rasa di Ende, Flores, NTT, Kamis (26/09/2019) pagi.

Unjuk rasa mahasiswa berkaitan dengan Rancangan KUHP dan RUU KPK yang telah disahkan menjadi UU definitif KPK.

Mahasiswa melakukan aksi di depan kantor DPRD Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Menurut mahasiswa, beberapa pasal dalam UU yang telah disahkan dapat melemahkan KPK dalam mengusut kasus-kasus korupsi di tanah air.

Misalnya, pasal yang mengatur tentang pegawai KPK berstatus ASN. Pasal ini menurut mahasiswa dapat menganggu independensi kerja komisi antikorupsi tersebut.

Selain itu, mereka juga menolak RUU Pemasyarakatan yang dianggap mengekang kehidupan masyarakat kecil.

Oleh karena itu, para mahasiswa ini mendesak Presiden Jokowi menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) untuk membatalkan UU tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil revisi.

Aksi mahasiswa di DPRD Ende berjalan aman dan lancar (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Desakan mahasiswa di Ende ini disebut dalam tuntutan aksi yang dibacakan sejumlah aktivis.

Diketahui, long march mahasiswa mulai digelar di Jalan Nenas menuju Gedung DPRD Ende. Mereka kemudian berorasi di perempatan El Tari.

Dalam aksi itu, sejumlah mahasiswa membawakan bendera raksasa. Bendera merah-putih itu dibentangkan sebagai wujud kecintaan terhadap Negara.

Mereka juga membawakan sejumlah poster berisi pernyataan protes terhadap DPR. Selain itu menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Aksi yang dikawal aparat polisi pun berjalan lancar dan aman.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Aksi Mahasiswa Ende
Previous ArticleEsok, KBI NTT Gelar Talk Show Bicara ‘Persatuan Tanpa SARA’
Next Article Aksi Jalan Mundur dan Tujuh Tulisan Menggelitik ala Mahasiswa Maumere

Related Posts

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026

Dua Anggota Eks Polres Nagekeo Terseret Skandal, Satu DPO dan Satu Lolos lewat Restorative Justice

16 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.