Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Generasi Muda Mesti Kreatif dan Berpikir Kritis Gunakan Media Sosial
MAHASISWA

Generasi Muda Mesti Kreatif dan Berpikir Kritis Gunakan Media Sosial

Generasi muda mesti memiliki daya kreasi dan critical thinking atau berpikir kritis dalam penggunaan media sosial.
By Redaksi7 April 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Menurut Dosen Sekolah Tinggi Pastoral (Stipas) St. Sirilus Ruteng Dr. Hironimus Bandur pada seminar di SMAN 2 Ruteng, Desa Compang Namut, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Sabtu (06/04/2024) (Foto: Rofin Nenggor)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Generasi muda harus bijak dalam menanggapi berbagai informasi tentang konten-konten suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang kian hari makin marak terjadi.

Menurut Dosen Sekolah Tinggi Pastoral (Stipas) St. Sirilus Ruteng Dr. Hironimus Bandur, generasi muda mesti memiliki daya kreasi dan critical thinking atau berpikir kritis dalam penggunaan media sosial.

Pastor Hiro menambahkan, Indonesia akan memasuki masa bonus demografi pada perayaan 100 tahun kemerdekaannya.

“Keberadaan orang muda yang kompeten, kreatif, dan inovatif merupakan impian terbesar negara Indonesia,” katanya saat menjadi narasumber pada seminar di SMAN 2 Ruteng, Desa Compang Namut, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Sabtu (06/04/2024).

Selain Pastor Hiro, narasumber lain yang dihadirkan antara lain; Rivan S, mahasiswa semester 6 Stipas Ruteng. Juga, Fransiska Dilgan B dan Ernestin D, mahasiswa semester 8 di kampus itu.

Ernestin mengatakan, bonus demografi bangsa Indonesia akan membawa dua kemungkinan. Pertama, akan membawa berkat bila para generasi muda sudah mempersiapkan diri untuk menyongsongnya.

Kedua, akan menjadi sebuah kutukan apabila para generasi muda lalai dalam mempersiapkan diri menuju Indonesia emas 2045.

Rivan juga berpandangan serupa. Ia megatakan, salah satu persiapan menuju Indonesia emas 2045 adalah dimulai dengan menumbuhkan sikap kreatif dan inovatif pada diri masing-masing siswa.

“Serta pemanfaatan alat-alat teknologi lebih bertanggung jawab,” imbuh dia.

Sementara itu, Fransiska mengatakan, penerapan budaya-budaya sekolah seperti kegiatan ekstrakurikuler sangat penting untuk menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme pada masing-masing individu peserta didik.

Sekolah Elemen Penting

Di tempat yang sama, Kepala SMAN 2 Ruteng Ferdinandus Jebarut menjelaskan, sekolah adalah salah satu elemen penting yang mampu mendorong dan menciptakan manusia berkarakter.

Sebab itu, menurut dia, seminar semacam ini sangat penting untuk mendorong dan memberikan pemahaman tentang moderasi beragama dan bonus demografi kepada para siswa.

Diketahui, seminar yang diikuti 200 siswa tersebut dipandu oleh Fransiska Tamala, guru di SMAN 2 Ruteng.

Para siswa sangat antusias mengajukan sejumlah pertanyaan kepada narasumber.

Setidaknya ada enam pertanyaan yang diajukan oleh para peserta didik kepada para narasumber untuk mendiskusikan tema moderasi beragama dan Indonesia emas 2045 ini, secara lebih mendalam.

Kontributor: Rofin Nenggor

Hironimus Bandur Manggarai SMAN 2 Ruteng STIPAS Ruteng
Previous ArticleWabup Mabar Dukung Penuh Upaya Digitalisasi Transportasi di Labuan Bajo
Next Article Menggali Potensi Spiritual Kampung Boncukode: Panggilan untuk Merealisasikan Wisata

Related Posts

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

Keuskupan Ruteng Wanti-wanti Dampak Tambang Mangan PT SJA di Reok

4 Juli 2026

Camat Reok Cup III Siap Bergulir Pertengahan Juli

2 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.