Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam
KESEHATAN

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

By Redaksi4 Agustus 20263 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pemotongan pita sebagai tanda telah diresmikan Apotek K-24 di Labuan Bajo beberapa waktu lalu
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT. com– Apotek K-24 meresmikan outlet baru di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pelayanan kesehatan yang mudah, lengkap, dan tersedia selama 24 jam. Peresmian tersebut dirangkaikan dengan Festival Sehat Ceria Anak yang berfokus pada upaya pencegahan stunting.

Founder dan CEO Apotek K-24, dr. Gideon Hartono, mengatakan kehadiran Apotek K-24 di Labuan Bajo merupakan bagian dari komitmen perusahaan memperluas layanan kesehatan hingga wilayah timur Indonesia.

Ia menjelaskan, gagasan mendirikan jaringan Apotek K-24 berawal dari pengalaman pribadinya saat mengabdi sebagai aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta selama belasan tahun.

Menurut Gideon, keinginannya menjadi dokter kemudian berubah menjadi tekad untuk mendukung pelayanan kesehatan dengan memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap obat-obatan.

“Dokter dapat mendiagnosis penyakit dan menulis resep, tetapi pasien tetap membutuhkan obat. Jika obat tidak tersedia, tentu proses penyembuhan menjadi terhambat,” ujar dr. Gideon.

Ia mengatakan, sekitar 2002 masyarakat Kota Yogyakarta masih kesulitan memperoleh obat pada malam hari maupun saat hari libur. Obat yang tersedia saat itu juga kerap dijual dengan harga lebih mahal dan belum tentu sesuai kebutuhan pasien.

Kondisi tersebut, kata dia, melahirkan konsep Apotek K-24 yang menyediakan obat secara lengkap dengan harga yang wajar serta melayani masyarakat selama 24 jam setiap hari.

“Berkat penyertaan Tuhan, hingga hari ini Apotek K-24 telah berkembang menjadi lebih dari 880 outlet yang tersebar di 172 kabupaten dan kota pada 29 provinsi di Indonesia,” katanya.

Meski jaringan Apotek K-24 terus bertambah, Gideon menilai masih banyak daerah di Indonesia yang belum memiliki akses pelayanan kefarmasian yang memadai. Dari total 514 kabupaten dan kota di Indonesia, menurut dia, masih banyak wilayah yang belum terjangkau layanan tersebut.

Ia berharap setiap kabupaten dan kota di Indonesia suatu saat memiliki sedikitnya empat Apotek K-24 agar masyarakat dapat memperoleh obat kapan pun dibutuhkan.

“Kami ingin masyarakat di mana pun tidak lagi kesulitan mencari obat, terutama pada malam hari atau saat kondisi darurat,” ungkapnya.

Gideon mengatakan, sebelum hadir di Labuan Bajo, Apotek K-24 telah membuka layanan di Pulau Rote, Merauke, Sumba Barat, Sumba Timur, serta sejumlah daerah di Pulau Flores. Namun, pengembangan jaringan di Nusa Tenggara Timur, menurut dia, masih akan terus berlanjut.

“Kami berharap suatu saat dapat hadir hingga Larantuka, Adonara, Solor, Alor, bahkan pulau-pulau terluar lainnya di NTT sehingga masyarakat memiliki akses obat yang lebih mudah,” ujarnya.

Ia juga berharap keberadaan Apotek K-24 di Labuan Bajo tidak hanya melayani masyarakat di kawasan perkotaan, tetapi turut menjangkau warga di pulau-pulau sekitar, termasuk Papagarang, yang menurutnya masih memiliki keterbatasan fasilitas pelayanan kesehatan.

Penulis: Sello Jome

Apotek K-24 Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleKetua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

Related Posts

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026

Kasus ODGJ di Manggarai Barat Naik Jadi 745 Orang, Dinkes Catat 35 Kasus Pemasungan

1 Agustus 2026

Camat Welak: Pembangunan SPPG 3T Watu Umpu Capai 90 Persen

31 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.