Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Dua Tersangka Kasus Proyek Embung Nimasi Ditahan Kejari TTU
HUKUM DAN KEAMANAN

Dua Tersangka Kasus Proyek Embung Nimasi Ditahan Kejari TTU

By Redaksi8 Oktober 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasi Pidsus Kejari TTU Noven Bulan saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Senin, 07 Oktober 2019 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (TTU) secara resmi telah menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan embung di Desa Nimasi, Kecamatan Bikomi Tengah, Senin (07/10/2019).

Keduanya ialah; Erwan Bitin Berek selaku kontraktor pelaksana dan Primus Naben yang bertindak sebagai PPK.

Penahanan dilakukan setelah lembaga yang dipimpin Bambang Sunardi tersebut menerima pelimpahan tahap 2 dari Polres TTU.

Kasi Pidsus Kejari TTU Noven Bulan saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (08/10/2019), menjelaskan penahanan dilakukan agar memudahkan proses menuju persidangan di Pengadilan Tipikor nanti.

Selain itu juga agar para tersangka tidak menghilangkan barang bukti.

“Penahanan kita lakukan agar para tersangka tidak mengulangi perbuatannya apalagi persidangan Tipikor ini kan waktunya cukup lama,” jelasnya.

Noven menambahkan, para tersangka akan menjadi tahanan Kejari TTU selama 20 hari ke depan. Itu terhitung hingga tanggal 26 Oktober mendatang.

Sehingga sebelum masa waktu penahanan berakhir, jelasnya, pihak Noven akan segera melimpahkan perkara tersebut ke pengadilan Tipikor Kupang.

“Kemarin yang saya lihat itu Rp 146 juta lebih,” jelasnya saat disinggung terkait jumlah dugaan kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus tersebut.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Kejari TTU Proyek Embung Desa Nimasi TTU
Previous ArticleKapolda NTT Tinjau Lokasi Pembangunan Mapolres Manggarai Timur
Next Article Sipri Reda: Kami Ingin Ende Jadi Kota Pariwisata

Related Posts

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.