FRS, ABK KM. SINAR HARAPAN BARU. XIII. GT: 148 asal Kabupaten Malaka yang hilang di Laut Aru, perairan Maluku Tenggara. (Foto: Ist).
alterntif text

Betun, Vox NTT-Fredilino Ronaldo Seran (22) warga asal Weoe Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka dinyatakan hilang di atas KM. SINAR HARAPAN BARU. XIII. GT: 148, saat berada di Laut Aru, perairan Maluku Tenggara.

Teodorus Seran, saudara kandung FRS ketika ditemui VoxNtt.com di kediamannya di Umakatahan Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka (18/10/2019) membenarkan informasi tersebut.

“Adik kandung saya hilang di tengah laut di Ambon. Jatuh dan hanyut dari tanggal 15  Oktober 2019 dan sampai sekarang belum ditemukan,” kisah Teo.

Informasi yang diperoleh VoxNtt.com, FRS mulai berlayar sekitar 3 bulan lalu, ikut orang sekampungnya.

“Ia ikut kapal ikan. Dari pihak perusahaan bertanggung jawab. Sementara proses pencarian kaka. Kapal tanggal 15 Oktober malam lepas tali dari dermaga Dobo. Dalam perjalanan tengah malam masih bersama dengan ABK di atas kapal dan semua tidur. Dan sampai keesokan harinya adik tidak ada lagi di atas kapal,” cerita Teo.

Hendrikus Seran Mauk, ayah korban, berharap anaknya bisa ditemukan kembali dalam keadaan selamat.

“Kita dari keluarga minta supaya pihak perusahaan bertanggung jawab atas insiden ini dan kita serahkan kepeda pihak berwajib mengawal semua ini,” tutur Ayah dari FRS.

Pemilik KM. SINAR HARAPAN BARU.XIII.GT: 148 ketika dihubungi wartawan VoxNtt.com perihal hilangnya ABK asal Malaka, membenarkan informasi itu dan sedang berupaya mencari korban.

“Ya benar adanya. ABK berinisial FRS dinyatakan hilang tanggal 15 malam di perairan Aru, Maluku Tenggara. ABK ini berlamat Malaka. Kami dari perusahaan masih berupaya untuk mencarinya. Harap dari keluarga bersabar dan terus berdoa,” pungkasnya.

Penulis: Frido Raebesi

Editor: Boni J