Badan Pengurus PERMAI Kupang saat pose bersama dewan pembina dan penasehat (Foto: Istimewa)
alterntif text

Kupang, Vox NTT – Persatuan Mahasiswa Manggarai (PERMAI) Kupang menggelar deklarasi sekaligus malantik badan pengurus pertama periode 2019/2020 di Aula STIE Oemathonis Kupang, Sabtu (07/12/2019).

Kegiatan tersebut diawali dengan misa pengukuhan organisasi sekaligus pemberkatan badan pengurus, serta atribut organisasi. Misa dipimpin oleh Pastor Yulius Yasinto, SVD.

Setelah itu dilanjutkan dengan deklarasi dan seremonial pelantikan badan pengurus periode 2019/2020.

Ketua panitia deklarasi dan pelantikan Servasius Sunardy menyampaikan terima kasih kepada dewan penasehat, dewan pembina, serta senior yang telah memberikan dukungan terbentuknya organisasi PERMAI, baik moril maupun materil.

Terpisah, Ketua umum PERMAI Kupang Yohanes Ranggut dalam pidatonya menjelaskan, organisasi itu merupakan sebuah organisasi pengkaderan dan pembinaan yang menghimpun seluruh Mahasiswa Manggarai yang berdomisili di Kota Kupang.

PERMAI juga merupakan wadah untuk mengembangkan kreativitas dan kapasitas mahasiswa Kabupaten Manggarai yang berdomisili di Kota Kupang.

Dewan pembina PERMAI Kupang Florianus Jedadu dalam sambutannya menyampaikan profisiat untuk badan pengurus yang baru saja dilantik.

“Profisiat untuk adik-adik, tim inisiatif yang mendeklarasikan organisasi ini, ini juga yang dirindukan dari kami sebagai orangtua Manggarai di Kupang. Serta profisiat untuk badan pengurus dalam menahkodai organisasi ini selama satu periode kepengurusan,” tandasnya.

Sementara itu, Dewan penasehat PERMAI Kupang Prof. Dr. Frans Bustan, menegaskan dalam organisasi itu banyak menemukan hal-hal yang baru dan positif untuk menjadi pegangan di kemudian hari.

Prof Bustan berharap anak-anak muda Manggarai agar bisa menyalurkan energinya ke hal-hal positif dengan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat bagi diri dan banyak orang.

“Semoga organisasi pemuda ini menjadi pendukung dalam setiap kegiatan Ikatan Keluarga Manggarai Raya (IKMR) ke depannya,” harapnya.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba